Minggu, 19 Mei 2024
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaAlmarhum Whisnu Sakti Kader Inspiratif Dalam Membangun PDIP di Surabaya

    Almarhum Whisnu Sakti Kader Inspiratif Dalam Membangun PDIP di Surabaya

    SURABAYA (Wartatransparansi.com) – Ketua DPC PDI Perjuangan kota Surabaya Adi Sutarwijono mengucapkan bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya mantan walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, Sabtu (27-05-2023), sekitar pukul 23.17 WIB. PDI Perjuangan sangat kehilangan sosok yang tegas dan inspiratif membangun partai di Surabaya.

    “Keluarga besar PDI Perjuangan Kota Surabaya menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Mas Whisnu. Kita semua kehilangan salah seorang kader terbaik sekaligus pejuang partai yang gigih,” kata Awi panggilan akran Adi Sutarwijono, Minggu (28-05-2023).

    Awi memaparkan, Whisnu Sakti adalah putra bungsu Ir. Sutjipto, mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan. Dalam karir organisasinya, Whisnu pernah menjabat Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya. Kemudian menjadi Ketua DPC PDIP Kota Surabaya 2009-2019, selama dua periode. Terakhir, menjadi Ketua Bidang Organisasi DPD PDI Perjuangan Propinsi Jawa Timur.

    Baca juga :  Kurang Puas Penataan Kota Lama, Eri Minta Perbaikan

    Ia menambahkan, di masa reformasi, Whisnu mendirikan dan memimpin Posko Pandegiling, yang menjadi titik penting pergerakan kader banteng dan massa rakyat.

    Dalam karir politikmya, Whisnu Sakti pernah menjadi anggota DPRD Jawa Timur, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Wakil Walikota Surabaya, dan Walikota Surabaya menggantikan Tri Rismaharini.

    “Sugeng tindak Mas Whisnu, doa terbaik dari kami semua. Selamat beristirahat dalam kedamaian Allah SWT, dan mendapatkan tempat yang paling mulia di sisi-Nya. Amin,” doa Awi.

    Ketua DPRD Kota Surabaya ini mengaku mengenal Whisnu sebagai sosok yang ramah dan peduli. Whisnu juga selalu bermurah hati untuk membimbing anak-anak muda yang baru berkiprah di partai.

    Baca juga :  Pelajar di Surabaya Dilarang Study Tour ke Luar kota

    “Mas Whisnu selalu mengajarkan dan memberi teladan kepada kita semua, tentang komitmen kerja kerakyatan dan kepedulian kepada sesama,” ungkapnya.

    Didalam prosesi pemakaman Almarhum Whisnu Sakti Buana di TPU Keputih, Sukadar Anggota DPRD Kota Surabaya sempat meneteskan air mata saat di depan pusara. Ia sangat kehilangan seorang sahabat sejati.

    Cak Kadar menyatakan, bahwa sosok Whisnu adalah kader terbaik. Penyemangat dalam memperjuangkan hidup wong cilik.

    “Dimata saya bahwa pak Whisnu itu sangat peduli terhadap teman, sangat bertanggung jawab kepada basis, terhadap anak buah dan tidak pernah melupakan bahkan meninggalkan teman yang lain. Pak Whisnu tahu tentang kondisi teman-teman dalam posisi apa?,” tuturnya.

    Baca juga :  Easy Paspor Pasar Atom Mall Diinisiasi Imigrasi Tanjung Perak Diserbu Pemohon

    Anggota Komisi C DPRD Surabaya ini mengungkapkan, meski dalam perjalanan karirnya dicoba dengan peristiwa yang merugikan dirinya, sosok Whisnu tetap sabar. Ketika saya mengahadap terkait rekomendasi walikota, Whisnu perintahkan menangkan Eri- Armuji. Kalau dilihat prestasinya luar biasa dalam memimpin partai banteng moncong putih di Surabaya.

    “Beliau tidak punya rasa dendam, iri atau dengki. Bahkan menjauhi marah yang berkelanjutan” tegasnya.

    Cak Kadar menandaskan, sosok Whisnu itu total mengabdi partai, total mengurusi partai . Untuk saya, sosok Whisnu Sakti Buana itu adalah seorang sahabat, juga sahabat untuk teman- teman yang lain. (Sumardji)

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan