Jumat, 12 Agustus 2022
29.4 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMalangSuami-Isteri Wajib Saling Menjaga

    Suami-Isteri Wajib Saling Menjaga

    MALANG (WartaTransparansi.com) – Pasangan suami isteri wajib saling memahami dan menjaga hak pasangan masing-masing.

    “Saling mengingatkan tentang yang hak dan benar serta saling mengingatkan tentang menjaga kesabaran merupakan kunci menjaga rumah tangga bahagia dunia hingga akhirat,” demikan kata Ustad Sofyan Baswedan Lc, saat menyampaikan khotbah nikah.

    Khotbah nikah disampaikan pada acara akad nikah pernikahan dr Nova Faisal Bin Waber (putri dari Faisol Abdullah Waber dan Jamilah Abdullah Bakir Wahdin) dinikahkan dengan pria pilihan Geys Hisyam Baraja (putra Hisyam Mahmud Baraja dan Nora Abdullah Bin Waber

    Akad nikah berlangsung di Ballroom Hotel Ijen Suites Malang, Sabtu (6/8/2022) dengan do’a sangat istimewa dibacakan Syech Usman Al-Makky.

    Ustad Sofyan secara garis besar menjelaskan bahwa Islam telah mengangkat derajat dan kedudukan kaum wanita, dimana kaum hawa pada masa Jahiliyah tidak mendapatkan hak apa-apa, bahkan dilecehkan dan dihinakan hingga disiksa dengan berlaku talak berkali-kali. Namun ketika
    Islam datang telah mengangkat derajat wanita dengan
    menurunkan ayat ayat tentang wanita dan surat An-Nisa’.

    Baca juga :  Gubernur Khofifah Komitmen Dukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan

    “Bahkan Allah membagi hak waris mereka, Allah sendiri yang membaginya. Bahwa akhir-akhir ini banyak yang memprotes, maka berkacalah sebelum ayat ini, wanita bukan siapa-siapa. Kemudian juga memberi derajat dengan membatasi talak bagi isteri.

    Suami-Isteri Wajib Saling Menjaga
    Ahmad Riyadh UB PhD
    (ujung kiri) bersama Yahya Waber mendampingi mempelai pria

    Selanjutnya, kata Ustad Sofyan, menasehati kepada suami dan isteri agar saling
    mengingatkan, dan berbuat baiklah terutama suami kepada wanita.

    Karena wanita itu diciptakan dari tulang rusuknya Nabi Adam, dan khasnya rusuk terutama paling atas adalah bengkok.

    “Bagian dari atasnya wanita bengkok, dan sudah menjadi karakternya bengkok tidak bisa lurus Istiqomah terus. Artinya bagian atas dalam hal bicara banyak bengkok maka dengan sabar tetap diluruskan untuk yang makruf,” tandasnya.

    Baca juga :  Gubernur Khofifah Komitmen Dukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan

    Bahkan, menurut Ustad Sofyan, kalau memaksakan yang bengkok, akan patah dan rumah tangga akan berakhir talak. “Maksudnya sebagai suami kita harus berusaha meluruskan yang tidak bisa dibiarkan, meninggalkan kewajiban dan melanggar larangan Allah SWT,” harapnya.

    Maka tauladan Rasulullah patut dicontoh. Dimana dengan penuh kesabaran ketika
    Haji Wada’ dengan 100 ribu orang pengikut, meminta menunggu ibu Aisyah RA melaksanakan umroh dengan miqot dari Tan’im.

    “Oleh karena itu, pandai-pandailah bersabar mendidik isteri, karena wanita ada bengkok-bengkoknya,” tuturnya.

    Bagi isteri, nasehat Ustad Sofyan, sebagaimana suami memiliki dan mempunyai hak, kewajiban, dan tanggung jawab menafkahi, bagi isteri hak yang sama bagi suami wajib dipenuhi oleh isteri dengan standar makruf

    Baca juga :  Gubernur Khofifah Komitmen Dukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan

    “Rasulullah mengibaratkan. Seandai aku boleh menyuruh manusia sujud kepada manusia, maka isteri diperintahkan sujud kepada suaminya, begitu besar hak suami itu,” katanya.

    Bagi wanita, katanya, suami adalah surgamu dan dia juga nerakamu. Tetapi bagi isteri apabila
    mampu menjaga sholat 5 waktu, puasa Ramadan dan menjaga kehormatan suaminya, maka silakan memilih pintu surga yang mana?

    Terpenting suami dan isteri, menurut Ustad Sofyan,
    masing-masing menjaga kewajiban dirinya dan hak-hak pasangannya. Sehingga mampu mengingatkan saling tentang hak dan kebenaran juga kesabaran. (*)

    Reporter : Djoko Tetuko

    Penulis :

    Editor:

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan