Rabu, 28 September 2022
29 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaSWK Ketintang Dilaunching 17 Agustus
    * Pedagang Sudah Bisa Masuk Tanggal 13 atau 14 Agustus

    SWK Ketintang Dilaunching 17 Agustus

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) –
    Sentra Wisata Kuliner (SWK) Ketintang berlokasi di halaman Kampus ITTS Jalan Ketintang, segera dibuka. Rencananya, SWK ini akan dilaunching 17 Agustus, sedangkan pedagang sudah bisa masuk di antara tanggal 13 atau 14 Agustus.

    Sejak peletakan batu pertama pada 27 Mei 2022 lalu, kini progres pembangunan SWK Ketintang sudah mencapai 65 persen. Itu terungkap dalam rapat progres pembangunan SWK Ketintang di ruang Rapat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Lantai 2 Balai Kota Surabaya.

    Dalam rapat dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya, Irvan Widyanto, selain membahas progres pembangunan, juga tentang jumlah pedagang yang akan direlokasi ke tempat itu, hingga kebutuhan listrik maupun instalasi air PDAM.

    “Kalau bisa seluruh pedagang yang merupakan warga Surabaya itu terwadahi semua di SWK Ketintang,” kata Irvan Widyanto, Rabu (3/8/2022).

    Baca juga :  Hasil Uji ITS, Paving Produksi MBR Surabaya Berkualitas Tinggi

    Saat ini, lanjutnya, Pemkot Surabaya terus berkoordinasi dengan PT Telkom Indonesia untuk menuntaskan progres pembangunan SKW Ketintang. Bahkan, terkait belum terpasangnya saluran air PDAM, pihaknya juga siap membantu mengkomunikasikan. “Nanti kita bantu komunikasi dengan Direksi PDAM Surya Sembada,” jelasnya.

    Sementara itu, Manager Government Service Witel Surabaya Utara, PT Telkom Indonesia, Andi Susena mengemukakan, bahwa progres pembangunan fisik SWK Ketintang mencapai 65 persen. Pihaknya menargetkan, bangunan fisik itu akan rampung 100 persen pada tanggal 14 Agustus 2022.

    “Mungkin yang belum bisa 100 persen pada tanggal 17 Agustus 2022 adalah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Nah, itu perlu waktu sampai September Insyaallah selesai,” kata Andi Susena.

    Dengan dibangun di lahan seluas 1.500 meter persegi, SWK Ketintang dapat menampung sebanyak 35 pedagang. “Kapasitasnya ada 35 stand pedagang. Jadi SWK Ketintang itu untuk relokasi para pedagang yang ada di sekitaran Ketintang,” katanya.

    Baca juga :  H. Imam Utomo S Minta Makan Peserta TKR Diperhatikan

    Menariknya, sistem pembayaran digital bakal diterapkan di SWK Ketintang. Andi Susena menyebutkan, bahwa PT Telkom Indonesia sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), selalu mensupport pemerintah pusat maupun daerah dalam mendigitalisasi masyarakat.

    “Sehingga proses-proses yang ada di sana diharapkan secara digital. Jadi, sistem pembayarannya nanti menggunakan e-money, kita punya sistem Sooltan Pay, sistem kasir juga ada. Jadi kita memaksimalkan itu untuk membudayakan masyarakat secara digital,” imbuhnya.

    Di tempat sama, Camat Gayungan Kota Surabaya, Agus Tjahyono mengatakan, SWK tersebut akan digunakan untuk tempat relokasi pedagang yang sebelumnya berjualan di atas saluran sekitaran Jalan Ketintang. Dari sekitar 50 pedagang yang berjualan di sana, 42 di antaranya merupakan warga KTP Surabaya.

    “Karena daya tampung SWK hanya 35 pedagang, tentu saja beberapa di antaranya tidak bisa masuk semua. Namun tadi ada arahan dari pimpinan agar bisa masuk semua yang KTP Surabaya. Nanti kita koordinasikan kembali dengan Dinas Koperasi dan teman-teman Telkom,” kata Agus Tjahyono.

    Baca juga :  SMAN 2 Surabaya Gelar Konser Dewa 19 Featuring Ari Lasso + Virzha dan NOAH

    Ia mengungkapkan, bahwa para pedagang kaki lima (PKL) yang akan direlokasi ke SWK Ketintang terlihat antusias. Selain lokasinya lebih rapi dan tertata, para pedagang itu juga melihat potensi ekonomi di sana.

    “Sebenarnya banyak yang ingin masuk ke SWK Ketintang. Tapi karena kapasitasnya 35 pedagang, sehingga ada skala-skala prioritas,” ujar Agus.

    Selama ini, PKL tersebut berjualan di dekat saluran di kawasan Jalan Ketintang. Oleh sebabnya, SWK ini diharapkan menjadi solusi tempat relokasi para pedagang. Dengan demikian, pemkot bisa membangun saluran untuk mencegah genangan di kawasan tersebut.

    “Estimasinya pada tanggal 13-14 Agustus para pedagang sudah masuk semua ke SWK Ketintang. Sedangkan launchingnya direncanakan pada tanggal 17 Agustus 2022,” tukasnya. (*)

    Reporter : wetly

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan