Selasa, 16 Agustus 2022
27 C
Surabaya
More
    HeadlineTuban Terima Pasokan 12.500 Dosis Vaksin PMK

    Tuban Terima Pasokan 12.500 Dosis Vaksin PMK

    TUBAN (WartaTransparansi.com) – Kabupaten Tuban kembali mendapatkan jatah vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) berjumlah 12.500 dosis dari Pemprov Jawa Timur.

    Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Tuban Pipin Diah Larasati  menjelaskan, alokasi tambahan vaksin tersebut datang pada Rabu (20/07) kemarin. Vaksin tersebut sudah mulai didistribusikan sejak Kamis (21/07).

    “Jatah vaksin tersebut akan digunakan untuk vaksinasi PMK dosis pertama, dan sisanya untuk dosis ke dua,” ungkap Pipin.

    Adapun untuk penyuntikan dosis kedua, ujar pipin, boleh disuntikan satu bulan setelah penyuntikan dosis pertama. Artinya, jika vaksin pertama disuntikan mulai tanggal 28 Juni 2022, suntikan dosis kedua akan diberikan satu bulan setelahnya.

    Baca juga :  Launching Visi Misi KIB Undang Perguruan Tinggi 

    “Kami akan mulai dosis kedua 29 Juli nanti, pas satu bulan,” jelas Pipin.

    Diketahui, vaksinasi PMK di Kabupaten Tuban telah dimulai 28 Juni lalu, dengan jatah 3.100 dosis untuk tahap pertama dan telah terserap 97 persen. Lalu, Tuban kembali mendapatkan tambahan vaksin sejumlah 2.400 dosis, dan telah terserap 100 persen.

    Dalam kurun waktu hampir satu bulan, setidaknya 5.415 vaksin PMK telah disuntikan ke ternak sapi di 16 kecamatan zona hijau.

    DKPP masih kecualikan Kecamatan Parengan, Jatirogo, Kerek, dan Kenduruan, karena penularan wabah PMK di sana sudah mencapai 50 persen lebih. “Pelaksanaan vaksinasi memang dikhususkan untuk zona hijau dan sapi sehat. Kalau sapi itu pernah terpapar, harus menunggu enam bulan pasca-sembuh,” tutur Pipin.

    Baca juga :  Satlantas Polresta  Banyuwangi Amankan Perayaan Karnaval

    Meski begitu, Pipin menyatakan belum semua ternak sapi mendapatkan suntikan vaksin PMK tahap pertama. Hal tersebut terjadi akibat masih adanya penolakan dari beberapa pemilik ternak. Selain itu,  juga akibat banyaknya ternak sapi terjangkit wabah PMK dan masih harus menunggu enam bulan untuk bisa divaksinasi.

    Meski demikian, sambung Pipin, penyerapan vaksin PMK di Kabupaten Tuban cukup progresif. Ia mengatakan, hal tersebut dapat terlaksana berkat kerjasama yang baik antara Pemkab Tuban, petugas kesehatan hewan, TNI, Polri, kecamatan hingga Pemdes. Mereka selalu bersinergi dalam setiap kegiatan vaksinasi di desa-desa.

    “Sinergi yang kami bangun sangat membantu percepatan pencapaian vaksinasi PMK di Kabupaten Tuban,” pungkasnya. (*)

    Reporter : Soejono Muhammad

    Penulis :

    Editor :

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan