Sabtu, 20 Agustus 2022
24 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMagetanTindaklanjuti Dugaan Pungli PTSL, Kejaksaan Panggil Kades Dan Perangkat Desa Gebyok

    Tindaklanjuti Dugaan Pungli PTSL, Kejaksaan Panggil Kades Dan Perangkat Desa Gebyok

    MAGETAN (WartaTransparansi.com) – Kasus dugaan pungutan liar PTSL Desa Gebyok Kecamatan Karangrejo memasuki babak baru.Kejaksaan Negeri Magetan memastikan akan menindaklanjuti laporan dari masyarakat atas adanya dugaan pungli PTSL di Desa Gebyok tersebut. Terbukti hari ini Kejaksaan memanggil Kepala Desa dan 3 perangkat desa untuk dimintai keterangan.

    Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejaksaan Negeri Magetan Antonius mengatakan adanya pemanggilan kepada Kepala Desa Dan perangkat desa Nggebyok untuk diperiksa atas dugaan adanya pungli program PTSL.”Dari laporan masyarakat kami dari kasi intel menindaklanjuti laporan tersebut,” ujar Antonius. Namun dari Kepala Kejaksaan Negeri kemarin mendisposisikan kepada kasi pidsus guna penanganan lebih lanjut.” Setelah disposisi dari Ibu Kajari akhirnya laporan masyarkat dilimpahkan ke Kasi Pidsus,” terang Antonius.Dan dari tindaklanjut itu hari ini dilakukan pemanggilan guna dilakukan pemeriksaan.

    Baca juga :  Di Pasar Sayur, Ketua DPRD Magetan Jadi Irup Upacara HUT Kemerdekaan ke 77

    Sementara itu Kasi Pidsus Sulistyo Utomo menyampaikan dugaan pungli ini membutuhkan gerak cepat dalam penanganannya.Makanya oleh Kajari langsung didisposisikan ke pidsus.” Kan biasanya ke Intel dulu,tapi ini butuh penanganan cepat maka langsung dilimpahkan ke Pidsus,” ujar Sulistyo Utomo.

    Lebih lanjut Sulistyo Utomo menyampaikan jika pihaknya sudah turun ke lapangan dan melakukan penyelidikan dan observasi.Dari keterangan keterangan yang di dapat akhirnya hari ini kita melakukan pemanggilan.” Yang perlu diingat saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Sulistyo Utomo.

    Disampaikan Sulistyo Utomo jika hari ini telah melakukan panggilan terhadap Kepala Desa dan 3 perangkatnya.Panggilan hari ini jam 9 namun yang hadir baru dua orang perangkat sedang Kepala Desa dan seorang perangkat belum hadir.Dan sampai saat ini kami belum bisa memberikan keterangan yang banyak karena dari dua perangkat yang hadir belum selesai dimintai keterangan.

    Baca juga :  Dinas PUPR Bidang SDA Rehabilitasi Jaringan Irigasi Krau – Krau Joketro

    Ketika ditanya langkah selanjutnya terkait masalah ini Sulistyo Utomo mengatakan jika akan terus melakukan penyelidikan dan masalah dugaan pungli tidak ada kerugian negara.” Makanya belum berani menentukan pasal karena masih dalam penyelidikan”ungkapnya.Namun kita akan buktikan apa benar ada pungli,apakah sesuai prosedur dan apakah ada unsur unsur yang masuk dalam UU tindak pidana korupsi, karena pungutan belum tentu masuk tindak pidana korupsi.

    Ada beberapa syarat jika pungutan tidak sesuai prosedur itu masuk dalam unsur unsur tindak pidana korupsi.Dan nanti setelah selesai penyelidikan baru kita dapat menyimpulkan.Sementara itu kedua orang yang belum hadir dalam pemanggilan hari ini akan ditunggu sampai jam kerja dan jika belum juga hadir akan dilakukan pemanggilan ulang. (Rud).

    Reporter : Rudy Ardi

    Penulis :

    Editor :

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan