Sabtu, 13 Agustus 2022
24 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriSelama Pandemi, Produk Unggulan di Kota Kediri Tembus 8,84 Persen

    Selama Pandemi, Produk Unggulan di Kota Kediri Tembus 8,84 Persen

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) mencatat Pertumbuhan Produk Unggulan Daerah yang dihasilkan melalui Industri Kecil dan Menengah (IKM) meningkat di tengah pandemi Covid-19 pada tahun 2021.

    Kepala Disperdagin Kota Kediri, Tanto Wijohari, menyebut ada 996 IKM penghasil produk unggulan di Kota Kediri pada 2020. Kemudian, terdapat 1.084 IKM penghasil produk unggulan di tahun 2021.

    “Sejak kurun waktu satu tahun, yakni antara tahun 2020 sampai 2021 jumlah IKM produk unggulan mengalami peningkatan sebanyak 88 IKM, yang meliputi: 47 industri makanan minuman, 19 unit handycraft, 9 unit fashion, 7 unit industri batik dan 6 unit industri mebelair atau terealisasi sebesar 8,84 persen,”ujarnya, Minggu (15/5/2022).

    Baca juga :  Peringati 10 Muharram Polres Kediri Kota Gelar Doa Bersama dan Santunan

    Menurutnya, meningkatnya produk unggulan daerah di Kota Kediri itu berkat upaya dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dalam mendorong serta memajukan IKM, seperti program peningkatan standarisasi produk melalui fasilitasi pengurusan hak merek dan sertifikasi halal secara gratis.

    Lalu, adanya perlindungan kekayaan intelektual bagi produk lokal Kota Kediri, fasilitas promosi produk-produk unggulan Kota Kediri, dan melalui komitmen Pemkot Kediri kepada pelaku IKM untuk go digital

    “Untuk mencapai pada titik seperti ini tentunya Pemkot Kediri melakukan berbagai upaya. Kami sangat mengapresiasi segala bentuk produk unggulan asli Kota Kediri, makanya kita daftarkan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) pada Kementerian Hukum dan HAM,” paparnya.

    Pegawai Dinas yang akrab disapa Tanto mengatakan, guna meningkatkan kesadaran di masyarakat, IKM Kota Kediri juga telah mengikuti berbagai kegiatan eksibisi, seperti Pameran Batik Corner oleh Dekranasda Kota Kediri, Mandiri Batik Fashion Fair (BFF), serta Pameran Inapro Expo. Selain promosi secara langsung, pihaknya telah mengembangkan platform digital pusakaumkm yang di dalamnya terdapat PUSAKA Shopping Week.

    Baca juga :  Bupati Kediri Berikan Pelatihan Penguatan SDM BUMDes

    “Kita juga bekali para pegiat IKM untuk meng-upgrade kemampuan UKM/IKM sebagai seller dan mengelola toko online secara optimal melalui program Sobat UKM/IKM Shopee yang bekerjasama dengan PT Shopee Indonesia,” urainya.

    Dia juga berharap, IKM Kota Kediri semakin berkembang dan mampu menghasilkan produk-produk unggulan yang dapat menembus pasar tidak hanya tingkat nasional akan tetapi sampai internasional.

    Pengertian produk unggulan daerah adalah produk potensial yang dimiliki dan dikembangkan oleh suatu daerah yang memiliki ciri khas dan keunikan yang tidak dimiliki oleh daerah lain, sehingga memiliki nilai ekonomis dan daya saing di pasar.

    Disperdagin Kota Kediri mencatat beberapa macam produk unggulan Kota Kediri, di antaranya produk mebelair, fashion, makanan dan minuman (getuk pisang, produk tahu tempe beserta olahannya, aneka kripik, kue, jamu tradisional), dan kerajinan (tenun ikat, batik tulis, handycraft). (abi)

    Reporter : Moch Abi Madyan

    Penulis :

    Editor:

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan