Senin, 8 Agustus 2022
24 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMojokertoTerungkap Tarip Jabatan Kepala SDN 35 Juta, MKP Raup 6,4 Miliar

    Terungkap Tarip Jabatan Kepala SDN 35 Juta, MKP Raup 6,4 Miliar

    MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) – Tarif menjabat Kepala SDN (Sekolah Dasar Neheri) era kepemimpinan Bupati MKP (Mustofa Kamal Pasa) dibandol Rp. 25 – 35 juta. Dalam kurun waktu 4 tahunan, MKP berhasl meraup 6,4 miyar. Ini terungkap dari kesaksian 11 orang dalam sidang lanjutan kasus gratifikasi dan TPPU MKP di PN Tippikor Surabaya Kamis (14/4/2022) malam.

    Keterangan dari sejumlah saksi, selama kurun waktu tahun 2012 hingga tahun 2016 uang gratifikasi tersebut mencapai Rp.6,4 miliar dari promosi jabatan kepala SDN yang menyebar di 299 desa di 18 kecamatan diwilayah kabupaten Mojokerto.

    Titik Widyati Mantan Kepala UPTD kecamatan Mojosari mengakui bahwa dirinya sebagai koordinator 18 Kepala UPTD Pendidikan Kabupaten Mojokerto yang bertugas untuk membantu mencari orang yang bersedia diangkat menjadi Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) dengan catatan ada kontribusinya.

    ”Pada tahun 2012 hingga 2013 tarif untuk jabatan kepala SDN harus setor Rp.25 juta, uangnya saya setorkan ke tangan kanan MKP bernama Hudiarto Susanto (Nono),” kata Titik Widyati saat di depan Majelis Hakim yang di Ketuai Marper Pandiangan S.H M.H.

    Baca juga :  Tipikor Usut KPRI Budiarta Diknas Pendidikan

    Masih keterangan Titik, pada tahun 2014 sampai 2016, uang yang berasal dari pengangkatan Kepala SDN disetorkan ke Eny Yuliasih Kasi ketenagaan Dinas Pendidikan, dan tarifnya pun ada kenaikan yang semula untuk promosi dan Demosi jabatan kepala sekolah Rp.25 juta menjadi Rp.35 juta.

    ”Saya Dua kali setor ke Bu Eny Tahun 2014 Rp.875 Juta dan Tahun 2015 Rp. 625 juta total Rp.1,5 miliar pokoknya total uang dari Pengangkatan Kepala Sekolah yang disetorkan ke Bu Eny dan Nono kurang lebih sebesar Rp. 6,475 Milyar,” Aku Titik.

    Kesaksian terpiah, diungkap oleh mantan Kasi Ketenagakerjaan Diknas Eny Yuliasih. Kepada ketua Majelis Hakim Marper Pandiangan S.H, M.H, Eny mengaku jika dirinya pernah menyerahkan uang sebesar Rp 400 juta kepada MKP melalui ajudannya. Uang tersebut ia dapatkan dari Yoko Priyono dari pengangkatan kepala sekolah 135 SD dan 6 Kepala sekolah SMP. “Tahun 2015 saya menyerahkan uang dari pengakatan kepala sekolah di Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya.

    Baca juga :  Aset MKP Berupa 80 Bidang Tanah/Bangunan Serta 50 Unit Mobil & 8 Jet Ski Disita Negara

    Dalam rincian Eny, harga yang dipatok untuk bisa menjadi kepala sekolah SDN sebesar Rp 35 juta dan Rp 75 juta untuk kepala sekolah SMP. “Kalau untuk kepala sekolah SMA saya tidak tau yang mulia karena itu wewenangnya pemprov,” paparnya.

    Tidak hanya itu, dirinya juga pernah memberikan uang sebanyak 1 miliar ke ajudan MKP. Uang tersebut ia dapat dari kepala UPT Mojosari yakni Titik. “Bu Titik datang ke kantor dengan membawa tas yang berisi uang. Saya tidak menerima langsung, saya suruh memasukan ke brangkas kantor,” pungkasnya

    Sementara itu Arif Suhermanto S.H Kordinator JPU KPK Usai sidang mengatakan, dalam sidang lanjutan tadi pihak JPU masih memanggil saksi dari Gratifikasi. ”Minggu depan agenda mungkin masih dalam gratifikasi tapi bisa juga menghadirkan saksi dari gratifikasi juga TPPU” jawab Arif Suhermanto.

    Baca juga :  Ketua DPD Golkar Jatim Buka Turnamen Voli Putri Piala Ketua DPD Golkar Kab Mojokerto

    Perlu diketahui Sidang kasus gratifikasi dan TPPU MKP, JPU KPK menghadirkan sebanyak 15 saksi yakni Bambang Sutrisno, Heri Widodo, Dono Wistoro, Subakir, Sutikno Lilo Pranyoto, A Faisol Prasetyo, Poniman, Nurul Aliyah, Hartono, Siswoto Aji, Titik Wijayati, Arifin, Edi Ikhwanto, Jodi Putra Anggara dan Suyitno.

    Sebelumnya, kasus sidang serupa TPPU Mustofa Kamal Pasa (MKP) di pengadilan Tipikor Surabaya pada, juga menghadirkan saksi terkaid tarif jabatat camat dan kepal OPD di wilayah Kab. Mojokerto. JPU KPK mengadirkan 15 orang saksi yang mayoritas dari Pejabat pemkab Mojokerto, baik itu yang masih aktif maupun yang sudah pesiun. (gia)

    Reporter : Gatot Sugianto

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan