Sabtu, 28 Mei 2022
25 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanHukumDugaan Kasus Gratifikasi BPNT Akan Segera Dilimpahkan, Penyidik Belum Tetapkan Tersangka Lainnya

    Dugaan Kasus Gratifikasi BPNT Akan Segera Dilimpahkan, Penyidik Belum Tetapkan Tersangka Lainnya

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Penanganan dugaan kasus korupsi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) oleh kejaksaan kota kediri hingga kini masih berlanjut. Bahkan, dugaan kasus yang melibatkan mantan Kadinsos Kota Kediri berinisial TKP dan koordinator pendamping BPNT, SDR itu akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Sabtu (5/3/2022).

    Kasi Intel Kejari Kota Kediri, Herry Rachmad menjgutarakan, dugaan kasus korupsi pada Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kota kediri, hingga kini masih berlanjut.

    Saat ini pihak penyidik telah melakukan pemeriksaan kepada beberapa saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti.

    ” Adapun Saksi yang telah diperiksa antara lain supplier, pendamping program, e-warung, Keluarga penerima manfaat (KPM), dan hingga beberapa pejabat dinas sosial kota kediri,” tuturnya.

    Dugaan Kasus Gratifikasi BPNT Akan Segera Dilimpahkan, Penyidik Belum Tetapkan Tersangka Lainnya
    Tersangka TKP sedang digiring oleh petugas kedalam mobil menuju Rutan Polres Kediri Kota pada (21/1) lalu.

    Menurut hitungan dari penyidik Kejari Kota Kediri, katanya lebih lanjut, total fee atau uang kompensasi kasus BPNT dari pihak supplier, mulai dari periode Agustus 2020 sampai September 2021, mencapai Rp 1,4 Milyar. Hanya saja, dari jumlah total nilai tersebut yang baru berhasil diamanankan sebagai barang bukti sebesar Rp. 460 juta.

    ” Sudah ada yang kita terima pengembaliannya, dari jumlah itu lebih kurang Rp. 460 Juta, sementara sisanya kita masih upayakan, masih kita kejar proses pengembalianya baik dari tersangka maupun pihak-pihak lainnya yang ikut menikmati,” paparnya.

    Melihat langkah proses penyidikan mengalami kemajuan, dirinya optimis berkas perkara dugaan kasus korupsi BPNT tersebut dapat selesai dalam akhir Maret ini.

    ” Mudah-mudahan di dalam bulan ini, kita bisa selesaikan berkas perkaranya agar bisa dilimpahkan ke pengadilan, tapi itu perkiraan kita, bila di lapangan ada perkembangan baru. Sehingga bisa lebih cepat atau mungkin bisa lambat,”urainya.

    Ditanya, pengembalian uang yang saat ini diamankan oleh Penyidik Kejaksaan itu akan dikemanakan? Piihaknya, menjelaskan bahwa uang dari hasil tindakan gratifikasi itu akan dikembalikan kepada negara.

    “Ya kita akan kembalikan kepada negara, namun nanti setelah ada putusan dari pengadilan,”harapnya.

    Ditegaskan oleh Kasi Intel Kejari Kota Kediri, adapun pasal yang dikenakan pada kedua tersangka yakni pasal 12 huruf E, pasal 12 huruf B, pasal 11 juncto pasal 18 ayat 1 huruf B Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Pemberantasan Korupsi. (abi)

    Reporter : Moch Abi Madyan
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan