Kamis, 2 Desember 2021
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMojokertoPemilik Lesehan “Pacet Indah” diadukan ke Polres Mojokerto

    Pemilik Lesehan “Pacet Indah” diadukan ke Polres Mojokerto

    MOJOKERTO (Wartatransparansi.com) – Setelah menjanda dan bersabar hingga 10 tahun setelah suaminya Khoirul Almarhun meninggal dunia, Linda Kiranawati (36), akhirnya tega mengadukan mertuanya sendiri Hj Maslikah (76) pemilik Lesehan “Pacet Indah”, ke Polres Mojokerto, Kamis (29/10/2021).

    Pasalnya Linda (menantu) yang menjalani hidup harmonis selama 10 tahun dengan suaminya (alm) dan belum dikaruniai anak tersebut, diusir oleh mertuanya, Hj Maslikah (76), dengan alasan rumah usaha tersebut akan ditempati kakak suaminya.

    Dengan dalih menantu yang tidak dikaruniai anak, Ibu mertua beranggapan tidak mempunyai hak waris atas suaminya yang sudah almarhum. Bahkan 2 sertifikat SHM untuk rumah dan kebun yang di beli saat hidup dengan suaminya juga disita oleh mertuanya.

    “Saya sudah bersabar dan menunggu etikat baik dari Ibu mertua karena usianya sudah lanjut, namun tetap ngotot ingin menguasainya. Puncaknya pada Tahun 2013 saya diusir dari rumah usaha Lesehan Pacet Indah. Sedangkan 2 sertifikat SHM, hasil jerih payah saya dan suami (alm), juga disita oleh mertua, dengan alasan anak menantu tidak punya hak sama-sekali,”jelas Linda, dengan nada sedih, usai dari ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Mojokerto.

    Dijelaskan, saya menikah tahun 2001, setelah hidup berkeluarga selama 10 tahun, pada tahun 2011 suami saya meninggal dunia. Kemudian saya masih menjalankan usaha untuk mencari kehidupan dengan menjada. Setelah berjalan 2 tahun, tepatnya tahun 2013, tiba-tiba ibu mertua, mengusir saya dari rumah usaha tersebut. Bahkan 2 buah sertifikat SHM, yang merupakan hasil gono-gini, juga ikut disita oleh ibu mertua.

    “Karena suami saya meninggal dunia, saya sudah dianggap orang lain, bukan dianggap anak menantunya lagi, mungkin karena saya tidak dikaruniai anak. Akirnya saya disuruh meninggalkan rumah usaha dan 2 sertifikat SHM hasil gono-gini juga dikuasainya,”keluh Linda.

    Masih kata Linda, saya menikah dengan suami pada tahun 2001, sedang rumah dan kebun yang sertifikatnya di kuasai mertua itu, kami beli pada tahun 2005 dan tahun 2008. “Sertifikat untuk rumah, kami beli setelah hidup berkeluarga 4 tahun, tiga tahun lagi baru beli kebun. Dua-duanya sudah sertifikat SHM. Tapi kenapa ibu mertua, mengatakan saya tidak punya hak sama sekali,” tukas Linda.

    Keterangan dari warga sekitar Rumah Makan Lesehan “Pacet Indah” di Dusun Pacet Utara, RT 02 RW 02, Desa Pacet Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto, diperoleh keterangan Linda tinggal bersama suaminya sekitar tahun 2002, namun suaminya Syamsul wafat tahun 2011. Setelah 2 tahun ditinggal suaminya untuk selamanya, tepatnya tahun 2013 ada kabar Linda diusir mertuanya, dengan alasan rumahnya akan ditempati saudaranya Samsul (Almarhum).

    Masih keterangan warga, karena tidak mau ribut dengan mertua, Linda terpaksa meninggalkan rumah dan pulang ke orang tuanya di Desa Padusan Kecamatan Pacet sekitar tahun 2015. Selang 4 tahun yang lalu ada seseorang mengaku dari Surabaya dan mengatakan telah membeli tanah yang atas nama Samsul (almarhum Suami Linda) dan meminta tanda tangan jual beli tanah atas nama Samsul. Karena Linda merasa memiliki hak atas tanah tersebut dan tidak merasa menjualnya, Linda menolak untuk menanda tangani

    Walau orang itu terus membujuk rayu Linda agar bersedia menandatangani, namun Linda tetap menolaknya. Sampai akhirnya orang yang merasa membeli tanah tersebut meminta pengembalian uang pembelian tanah sesuai harga yang dibayarkan dulu. Linda tetap menolak untuk mengembalikan.

    Kemudian Linda berinisiatif mengambil sertifikat tanah yang satu di rumahnya Pacet Utara, yang waktu itu tersimpan di atas lemari ternyata keduanya tidak ada. Dan untuk mencari jalan keluarnya, Linda melapor ke Polres Mojokerto. (*)

    Reporter : Gatot Sugianto
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan