Selasa, 26 Oktober 2021
29 C
Surabaya
More
    Pojok TransparansiPemerintah Jauh Lebih Elok Beri Dana Pensiun Atlet Prestasi Internasional
    Oleh : Djoko Tetuko, Pemimpin Redaksi Wartatransparansi

    Pemerintah Jauh Lebih Elok Beri Dana Pensiun Atlet Prestasi Internasional

     

    Ketika Presiden Joko Widodo mengundang atlet pembela Merah Putih di Olimpiade Tokyo 2020, di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (13/8/2021) sekaligus memberikan bonus kepada atlet peraih medali emas, perak dan perunggu dengan nilai sangat profesional Rp5,5 miliar (peraih medali emas), Rp2,5 (medali perak) dan Rp1,5 (medali perunggu), juga Rp100 juta bagi atlet non medali, maka jauh lebih elok jika Pemerintah juga secara simbolis juga memberikan dana pensiun bagi atlet dengan prestasi internasional.

    Dana pensiun itu tentu saja berlaku bagi atlet peraih prestasi internasional masa sebelumnya, baik di arena multievent atau arena apa saja dengan standar internasional sesuai ketentuan.

    Mengapa? Pemerintah tentu sudah mendengar jeritan para atlet dengan prestasi internasional ketika masih berjaya di arena, membela Merah Putih, bahkan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya, juga pulang dengan mempersembahkan medali sebagian masih hidup di kurang layak dan dibawah standar sebagai seorang atlet nasional.

    Baca juga :  Tabrani = Tahu-Tahu Berani

    Padahal atlet nasional, tidak berlebihan mengibaratkan sebagai pasukan Merah Putih ketika berlaga di arena apa saja. Mengibarkan bendera Merah Putih dan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya di negeri orang.

    Para atlet berjuang dengan gagah berani untuk membela dan menjaga martabat bangsa dan negara, juga bercucuran air keringat, darah dan cedera ketika mempersiapkan diri dalam berlatih. Juga dalam pertandingan.

    Gambaran sepintas dari potret atlet ini, sebagai pengingat bagi Pemerintah bahwa atas nama bangsa san negara, jika sudah mampu memberikan bonus kepada atlet peraih medali dalam jumlah miliar, maka tidak berlebihan dan sangat elok jika menganggarkan dana untuk mantan atlet peraih medali event internasional dana pensiun, sebagai tanda mata dan menjaga marwah bangsa dan negara.

    Baca juga :  Tabrani = Tahu-Tahu Berani

    Mengapa? Perhatian Pemerintah dengan mengambil momentum memberikan bonus atlet peraih medali pada Olimpiade Tokyo 2020, kemudian sekaligus mengumumkan akan memberikan dana pensiun bagi atlet peraih medali di event internasional, maka hal itu akan memompa semangat atlet muda berlomba meriah prestasi tertinggi.

    Tentu saja, perlombaan meriah prestasi tertinggi karena masa depan atlet ketika masih berprestasi dan setelah sudah pensiun atau tidak mampu berlomba atau bertanding lagi, ketika menggoreskan prestasi untuk bangsa dan negara, mempersembahkan medali, tropi atau kebangsaan lain untuk ibu pertiwi, mendapat perhatian dari Pemerintah.

    Presiden Jokowi menyatakan bangga kepada pencapaian para atlet Indonesia yang berhasil meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020. Juga mengucapkan terima kasih kepada para atlet yang sudah berjuang maksimal.

    Baca juga :  Tabrani = Tahu-Tahu Berani

    Presiden Joko menegakan, semoga prestasi yang raih saat ini dapat menjadi inspirasi, teladan, dorongan, dan motivasi bagi para atlet dan masyarakat agar terus bekerja keras, terus berprestasi, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

    Secara umum Kontingen Indonesia gagal mencapai target masuk 40 besar pada Olimpiade Tokyo 2020. Pencapaian satu medali emas, satu perak, dan tiga perunggu hanya menempatkan Indonesia berada di urutan 55 klasemen akhir.

    Panggilan Presiden Jokowi para atlet dan masyarakat agar terus bekerja keras, terus berprestasi, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara, membutuhkan pemantik bahwa Pemerintah juga memberikan perhatian sejak atlet berprestasi di usia dini hingga atlet pada masa pensiun. Inilah urgensi dari pola pembinaan olahraga nasional supaya Indonesia terus berbicara di event internasional dengan prestasi lebih baik.

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan