Sabtu, 31 Juli 2021
25 C
Surabaya
More
    OpiniTajukGerakan Jaga Diri dari Ancaman Varian Baru Virus Corona

    Gerakan Jaga Diri dari Ancaman Varian Baru Virus Corona

    Oleh : Djoko Tetuko, Pemimpin Redaksi Wartatransparansi

     

    Hari Donor Darah seDunia 14 Juni 2021, Senin hari ini, relawan PMI di berbagai daerah seluruh penjuru tanah air terus berjibaku, membantu Satgas Covid-19 bersatu melawan varian baru virus Corona.

    Senin (14/6/2021), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bahwa
    Institute Tropical Disease (​ITD) Universitas Airlangga (Unair) telah melaporkan, pihaknya mendapati tiga kasus virus varian baru strain India, yakni B.1617.2.

    Tiga yang terkonfirmasi tersebut, berasal dari 24 Genome Sequencing yang dikirimkan oleh Tim Penanganan Covid-19 Jatim.
    ketiganya kini sudah dilakukan penanganan, dimana dua pasien sedang manjalani perawatan di Surabaya, sedangkan satu pasien dirawat di Bojonegoro.

    Temuan itu sudah langsung dikomunikasikan dengan pihak Rumah Sakit di Bojonegoro, agar mendapat perawatan secara efektif.

    Selain itu, juga langsung menugaskan kepada koordinator Tim Tracing dr. Kohar Hari Santoso, untuk melakukan tracing yang sudah terkonfirmasi pernah menjadi kontak erat dari tiga pasien tersebut.

    Baca juga :  Pandemi Covid-19 Marah dan Parah, Umat Bacakan Doa Shalawat Burdah

    Penemuan varian baru strain India, yakni B.1617.2. sama dengan di Kudus, B. 1617.2 ini yang terkonfirmasi per pagi tadi, juga ada tiga.

    Sementara itu, Senin (14/6/2021), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, virus Covid-19 varian B.1.617.2 atau yang disebut varian Delta dari India sudah mendominasi pasien di tiga kota yakni Kudus Jawa Tengah, Bangkalan Jawa Timur dan di DKI Jakarta.

    Ketiga wilayah tersebut menjadi zona merah penularan virus corona. Bahkan, perkembangan terbaru penemuan itu Menkes sudah
    melaporkan kepada Presiden Joko Widodo, sebagaimana keterangan pers secara virtual.

    Palang Merah Indonesia dengan gugus tugas terdepan relawan, dari situs pmjatim.com, diinformasikan PMI Jawa Timur terjun langsung membantu penyemprotan desinfektan di Bangkalan, karena secara mengejutkan terjadi lonjakan kasus Covid-19. Apalagi diketahui ditemukan varian baru.

    Baca juga :  Penguatan Kekebalan Masyarakat Relawan PMI Jatim Lakukan Penyemprotan Disinfektan

    PMI sebagai garda terdepan melakukan giat donor darah, memiliki fungsi sosial kemasyarakatan dan pelayananan kepada masyarakat. Demikian juga menghadapi tantangan baru bersatu melawan virus Corona varian baru.

    Oleh karena itu, semboyan sesuai amanat undang undang nomor 1/2018, maka PMI harus siap setiap saat jika dibutuhkan masyarakat.

    Diketahui, situasi dan kondisi pandemi Covid-19 membuat stok donor darah menjadi berkurang. Padahal, setiap saat pasokan kantong darah harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama pandemi Covid-19.

    Namun, PMI tidak boleh beralasan kondisi ini untuk menyerah. Bahkan terus menggugah masyarakat di wilayahnya
    untuk tetap konsisten untuk berdonor. Sekaligus menjaga stok darah aman sepanjang masa.

    PMI Jember, dalam
    rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia 14 Juni tahun 2021, menggelar serangkaian kegiatan talkshow, Pengukuhan pondok pesantren sebagai lumbung donor darah pemula, donor darah sukarela. Sekaligus sosialisasi tentang manfaat donor darah, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), juga sosialisasi tentang Covid-19.

    Baca juga :  Awas! Sertifikat Vaksin Palsu

    Gerakan donor darah, gerakan bersatu melawan Covid-19, gerakan 3T (tracing, testing, dan treatment), 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta membatasi kegiatan) dalam protokol kesehatan (Prokes), harga mati. Tidak boleh ditawar-tawar lagi.

    Inilah konsekuensi masa pandemi Covid-19, semua wajib menjaga diri (gerakan jaga diri), menjaga keluarga sendiri, menjaga dan mengawal lingkungan sendiri RT dan RW bahkan desa/kelurahan, saling mengingatkan bahwa masa varian baru virus Corona mengancam dan membahayakan semua warga.

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Editor's Choice

    Jangan Lewatkan