Rabu, 23 Juni 2021
30 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaPemeriksaan di Jembatan Suramadu hingga 12 Hari ke Depan

    Pemeriksaan di Jembatan Suramadu hingga 12 Hari ke Depan

    * Tak Hanya Sisi Surabaya dan Bangkalan, Dermaga Ujung Juga Dijaga

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penyekatan dan pemeriksaan di jembatan Suramadu akan berlangsung selama 12 hari ke depan.

    Keputusan itu, menurut Eri, merupakan hasil kesepakatan bersama dalam rapat koordinasi Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Jawa Timur, Surabaya dan Bangkalan yang berlangsung pada Minggu (6/6/2021) malam.

    “Penyekatan sampai 12 hari ke depan jalan terus. Nanti, Insya Allah rapid antigen di kaki Jembatan Suramadu sisi Bangkalan,” ujarnya, Senin (7/6/2021).

    Berdasarkan evaluasi bersama Forkopimda Jatim, Surabaya dan Bangkalan, ke depan penyekatan dan rapid antigen tak hanya dilakukan di kaki Jembatan Suramadu sisi Surabaya. Tapi juga diterapkan di kaki Jembatan Suramadu sisi Bangkalan menuju arah ke Surabaya.

    Baca juga :  Vaksinasi di Surabaya Tembus 1,2 Juta Jiwa

    Nantinya, kata dia, setiap pengendara yang akan menuju ke Surabaya akan dilakukan rapid antigen. Jika hasilnya negatif, maka akan diberikan tanda berupa stiker di kendaraannya.

    Namun demikian, Eri menyebut, jika dalam pelaksanannya nanti ditemukan kendaraan yang melintas di Jembatan Suramadu sisi Surabaya tidak dilengkapi stiker, maka secara otomatis petugas akan menghentikan dan dilakukan rapid antigen.

    “Kalau motor atau mobil tidak ada tandanya (stiker) yang kita sepakati, maka ketika masuk ke Surabaya kita hentikan untuk rapid antigen. Jadi bekerja sama, Alhamdulillah matur nuwun (terima kasih) kepada Ibu Gubernur Jatim karena ada pembagian tugas di Bangkalan dan Surabaya,” katanya.

    Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum dalam laporannya menyampaikan, selain di kaki Jembatan Suramadu sisi Surabaya, upaya untuk menekan laju penyebaran Covid-19 juga dilakukannya di Dermaga Ujung, Pelabuhan Tanjung Perak.

    Baca juga :  Komitmen Surabaya Bantu Posko Penyekatan Pemkab Bangkalan

    “Kami sudah melakukan peninjauan bersama Wali Kota Surabaya di Dermaga Ujung. Itu adalah salah satu (pelabuhan) penyeberangan masyarakat, dari (Pelabuhan) Kamal Madura ke Surabaya,” kata Ganis.

    Pihaknya menyatakan, telah melakukan koordinasi dengan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (PT ASDP). Salah satu koordinasi yang dilakukan ini adalah meminta pihak PT ASDP agar tidak melayani penumpang yang tidak dilengkapi dengan surat hasil rapid antigen atau PCR negatif Covid-19.

    “Kami sudah berkoordinasi dengan PT ASDP, bahwa pihak PT ASDP kami mohonkan untuk tidak melayani penumpang yang tidak memiliki surat rapid antigen atau PCR,” tandasnya. ***

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : Wetly Aljufri
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan