Senin, 21 Juni 2021
24 C
Surabaya
More
    TajukNyai Mun (insyaAllah) Kembalikan Marwah PPP

    Nyai Mun (insyaAllah) Kembalikan Marwah PPP

    Oleh : Djoko Tetuko, Pemimpin Redaksi Wartatransparansi

     

    Perhelatan politik di Jawa Timur dapat dipastikan bakal mengalami perubahan dan pembaharuan, jika pada Muswil IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memilih putri salah satu pendiri Nahdlatul Ulama, KH Abdul Wahab Hasbullah.

    Lepas dari hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) Nyai Hj Mundjidah Wahab (baca: Nyai Mun) terpilih atau tidak. Keseriusan Bupati Jombang perempuan kali pertama ini, akan membuat PPP mampu mengambil hati simpatisan dan pemilih PPP dari Jatim.

    Selain itu, akan dapat mengembalikan marwah partai berlambang ka’bah, minimal menjadi pilihan warga NU setelah lama meninggalkan partai ini sejak multipartai dan hadirnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan deklarator KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada awal era Reformasi.

    Diketahui, PPP sebagai partai jilmaan pemerintahan Orde Baru. Dideklarasikan pada tanggal 5 Januari 1973 hasil gabungan dari empat partai keagamaan yaitu Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Serikat Islam Indonesia (PSII), Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) dan Parmusi.

    Ketua sementara saat itu adalah Mohammad Syafa’at Mintaredja. Dengan maksud dan tujuan
    penggabungan keempat partai keagamaan tersebut bertujuan untuk penyederhanaan sistem kepartaian di Indonesia dalam menghadapi Pemilihan Umum kedua pada masa Orde Baru pada tahun 1977.

    Sebagaimana ramai diberitakan PPP
    akan melaksanakan Muswil IX, pada 31 Mei – 1 Juni 2021 di Surabaya. Salah satu agendanya adalah pemilihan Ketua DPW PPP Jawa Timur yang baru.

    Salah satu sosok yang dicalonkan menjadi Ketua DPW PPP Jawa Timur, adalah Nyai Hj Mundjidah Wahab) atau yang akrab disapa Bu Nyai Mun.
    Dimana saat ini
    dipercaya masyarakat mengemban amanah sebagai Bupati Jombang.

    Ditemui di sela-sela tugas sebagai Bupati Jombang, Bu Nyai Mun menyatakan kesiapannya untuk menakhodai PPP Jawa Timur. Bahkan sudah mendapat lampu hijau dari Ketum DPP PPP H Suharso Monoarfa, juga
    dukungan dari para kiai-kiai sepuh. Ke depan berharap mari bersama-sama mewujudkan PPP tetap eksis serta maju berkembang dalam ridho Alloh Rabbul `Izzati’

    Seperti diketahui, keteguhan sistem multi partai diberlakukan, Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Jombang ini pernah ditawari berpindah partai yang menurut hitungan matematis lebih menjanjikan. Tanpa diduga, Bu Nyai Mun menjawab bahwa tetap akan istiqomah berada di PPP.

    Bahkan, Nyai Mun mengibaratkan sebuah kapal, seandainya partai karam, siap karam bersamanya.

    Dikutip dari berbagai sumber, Hj Mundjidah Wahab lahir di Jombang, Jawa Timur pada 22 Mei 1948. Kini beliau berusia 73 tahun. Saat ini beliau adalah Bupati Jombang periode 2018–2023.

    Mengawali karirnya sebagai anggota dewan di usia 21 tahun. Saat itu, Hj Mundjidah Wahab dilantik sebagai anggota dewan termuda mewakili Fraksi Partai NU.

    Bakat kepemimpinan itu, selain diperoleh melalui pengalaman berorganisasi, yang juga diwarisi dari ayahnya KH Abdul Wahab Hasbullah, pendiri NU, Pahlawan Nasional yang juga pencipta Mars Syubbanul Wathan yang kini kian digandrungi banyak kalangan.

    Perhelatan AMuswil IX DPW PPP Jawa Timur, tinggal hitungan hari dan dukungan sudah mengerucut. Mulai dari dorongan dari Ketua Umum DPP PPP H Suharso Monoarfa,

    Bahkan Ketua Alumni Ponpes Al Anwar Jatim KH Ahmad Mizan Basyari menyampaikan, “Mutlak Alumni Sarang mendukung sepenuhnya Bu Nyai Hj Mundjidah Wahab sebagai Ketua DPW Jatim.

    Dukungan juga dari salah satu tokoh PPP Jatim, Mujahid Ansori. Gubernur Jatim Hj Khofifah Indar Parawansa mantan Srikandi PPP di DPR RI sebagai wakil rakyat termuda 1992-1999.

    Tentu saja Nyai Hj Mundjidah (Nyai Mun) dengan usia sudah bukan muda lagi, maka kemampuan dan pengalaman serta kharisma sebagai penerus ulama dari jalur perempuan akan menjaga dan mengawal kebangkitan PPP, sekaligus mengembalikan kekuatan organisasi menjadi kembali bermarwah. InsyaAllah kembali berjaya bersama seluruh ulama dan umat.

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan