Kamis, 23 September 2021
32 C
Surabaya
More
    InternasionalKecam Aksi Israel, Jokowi Desak PBB Ambil Tindakan
    * Tak Cukup Hanya Mengecam, Gus AMI Berharap Presiden Indonesia Proaktif

    Kecam Aksi Israel, Jokowi Desak PBB Ambil Tindakan

    JAKARTA (WartaTransparansi.com) – Presiden Joko Widodo mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk mengambil tindakan terkait aksi Israel terhadap rakyat Palestina.

    Jokowi menyatakan, pengusiran paksa warga Palestina dari Sheikh Jarrah serta kekerasan terhadap warga Palestina yang terjadi di Masjid Al-Aqsa, tidak bisa dibiarkan.

    “Pengusiran paksa warga Palestina dari Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, serta kekerasan terhadap warga Palestina yang terjadi di Masjid Al-Aqsa tidak bisa dibiarkan,” tegas Jokowi dalam cuitan berbahasa Inggris yang diunggah di akun twitternya @Jokowi, Senin (10/5/2021).

    Kepala Negara menegaskan, Indonesia mengecam keras tindakan tersebut. Indonesia juga meminta kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengambil langkah terhadap kekerasan berulang yang dilakukan oleh Israel.

    Terakhir, Jokowi menegaskan, Indonesia akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina.

    Tak Cukup Hanya Mengecam
    Tindakan brutal kepolisian Israel yang dilaporkan menyerang umat Islam di dalam Masjid Al Aqsa di Kota Tua Yerusalem Timur pada Sabtu (8/5/2021) malam, menuai protes keras dari berbagai pihak. Terlebih tindakan itu dilakukan saat bulan suci Ramadan.

    Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan, tindakan brutal semacam itu bukan hanya terjadi kali ini. Berbagai upaya juga sudah dilakukan banyak pihak untuk mendamaikan kedua belah pihak, namun hingga kini tak kunjung membuahkan hasil.

    “Berbagai upaya terus kita lakukan, protes keras, marah, rekomendasi-rekomendasi dan berbagai cara sudah ditempuh agar Israel menghentikan kekerasan atas Palestina. Tidak ada jalan keluar sampai hari ini, tidak ada langkah konkret dari semua negara atas kekerasan dan tindakan brutal ini,” ungkap Gus AMI, sapaan akrabnya dalam keterangan pers yang dikutip Swnin, (10/5/2021).

    Politisi PKB ini menaruh harapan besar kepada seluruh pemimpin negara-negara di dunia untuk duduk bersama. Mereka perlu memediasi Israel dan Palestina secara terbuka mencari solusi menyelesaikan konflik berkepanjangan.

    “Apa solusinya? Pemerintah dan negara-negara harus duduk bersama dan mengajak bicara Israel dan Palestina secara terbuka. Pengakuan terhadap Palestina, kondisi Israel yang masih terus tidak pernah menghentikan kekerasan menjadi materi utama penuntasan masalah. Duduk, bicara, dan cari solusi,” ungkapnya.

    Sejauh ini, lanjutnya, protes keras dari berbagai pihak sejauh ini tidak pernah melahirkan solusi konkret. Terbukti tindak kekerasan yang dilakukan Israel di Palestina masih saja sering terjadi.

    Gus AMI mendesak Pemerintah Indonesia untuk turun tangan sekaligus menggalang dukungan guna menentang tindak kekerasan Israel di Palestina. Indonesia bersama negara lain harus memimpin mediasi Israel-Palestina agar konflik segera berakhir.

    “Saya berharap pemerintah, Menteri Luar Negeri dan bahkan Presiden Jokowi untuk proaktif menggelar duduk bersama dan bicara agar solusi (menghentikan) kekerasan dan pengakuan negara Palestina terwujud segera,” tutupnya. ***

    Reporter : Wetly
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan