Senin, 22 Juli 2024
23 C
Surabaya
More
    OpiniTajukSDM Unggul dengan Budi Pekerti Luhur Kunci Kemajuan

    SDM Unggul dengan Budi Pekerti Luhur Kunci Kemajuan

    Oleh Djoko Tetuko – Pemimpin Redaksi WartaTransparansi

    Sumber Daya Manusia (SDM) dan akhlak mulia atau budi pekerti luhur menjadi kunci keberhasilan setiap pemimpin di muka bumi ini.

    Mengapa? Karena setiap pemimpin menurut Nabi Muhammad SAW, akan diminta pertanggungjawaban di dunia hingga akhirat kelak, tanggung sebagai pemimpin dirinya, dalam keluarga, dalam mengamalkan ilmu, serta dalam berbangsa dan bernegara.

    Senin (21/12/2020), dalam Rapat Terbuka Senat Pengukuhan Profesor dan Guru Besar Universitas Negeri Surabaya, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan, ada lima hal penting yang harus dimiliki Universitas Negeri Surabaya (Unesa) agar Perguruan Tinggi tersebut mampu mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan berdaya saing.

    Diketahui, akhlak merupakan dakwah utama Rasulullah SAW sebagaimana sabda beliau, “Sesungguhnya (aku/Nabi Muhammad) diutus untuk menyempurnakan akhlak”.

    Akhlak dalam ajaran agama Islam, berupa nilai dan sifat kebaikan yang dimiliki oleh seorang muslim dan menghindari sifat-sifat buruk seperti ghibah, suka mencela, suka menghina, sombong, serta berkhianat.

    Rasulullah SAW bersabda, “Selalu jibril berpesan kepadaku supaya baik terhadap tetangga …” (HR Bukhari dan Muslim)

    “Dan sebaik-baiknya bersosial dalam masyarakat di sisi Allah yang berbuat baik kepada
    tetangganya”. HR. Tirmidzi).

    LaNyalla saat pidato
    iorasi ilmiah dengan tema; “Unesa Satu Langkah di Depan, untuk Indonesia Maju”,
    Bahwa untuk mencapai hal itu, Unesa harus mampu unggul di 5 hal penting.

    Pertama, unggul dalam proses pelaksanaan pendidikan. Kedua, unggul dalam penelitian dan pengabdian. Ketiga, unggul dalam lulusan yang berdaya saing. Keempat, unggul dalam bidang keilmuan, dan yang kelima, unggul dalam persaingan global.

    Dalam kesempatan tersebut, LaNyalla juga mendapat penghargaan Widya Wiyata Dharma Samya yang diberikan langsung oleh Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan. Penghargaan ini diberikan kepada pendidik atau lembaga yang dianggap bijaksana dan berjasa pada sesama di bidang pendidikan.

    Penghargaan yang sama juga diberikan Unesa kepada Bupati Magetan Suprawoto, Bupati Pamekasan Badrut Tamam, Walikota Madiun Maidi, Ketua BNSP Pusat Kunjung Masehat, Pengasuh pondok pesantren Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Halim, Rektor UINSA, Prof. Abdul A’la, Pengasuh Ponpes Bumi Shalawat Lebo Sidoarjo, KH Ali Mashuri, Pengasuh Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang KH Abdus Salam Shohib, Direktur Badan Pengelola Sekolah Labschool Unesa Prof. Maria Veronika Roesminingsih.

    Oleh karena itu, SDM unggul dengan diperkuat budi pekerti luhur (akhlak mulia), diserta memegang teguh perbuatan baik (amal sholeh), selalu menyamoaikan kebenaran, berbuat jujur, dan sabar dalam mentransformasi keilmuan. Maka untuk mencapai derajat tertinggi dalam mencapai kemajuan.

    Sebagaimana kata Ali bin Abi Thalib RA, sanga pintu ilmu, “Barang siapa di belakang zaman, dia akan dilindas zaman. Barang siapa bersama zaman, dia akan ditinggal zaman. Dan barang siapa di depan saman, dia akan memimpin zaman”.

    Oleh karena itu, SDM unggul dengan diperkuat budi pekerti luhur, akan menjadi kunci mencapai kemajuan di depan zaman. (jt)

    Penulis : Djoko Tetuko

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2020 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan