Selasa, 18 Juni 2024
29 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruanDukung Gus Ipul - Mas Adi, Dua Kader PDIP Pasuruan Kota Dipecat

    Dukung Gus Ipul – Mas Adi, Dua Kader PDIP Pasuruan Kota Dipecat

    PASURUAN (WartaTransparansi.com)  –  Memasuki hari tenang menjelang Pilkada serentak pada Rabu (9/12/2020) suhu politik Kota Pasuruan, Jawa Timur benar benar panas. Dua kader senior PDIP Pudjo “bledug” Basuki dan Luluk Maulidiyah mendadak dipecat dari keanggotaan partai.

    Dua kader partai moncong putih dipecat lantaran tak lagi sejalan dengan kebijakan partai pimpinan Megawati Soekarno Putri.

    Informasi pemecatan dua kader senior PDIP Kota Pasuruan, disampaikan secara resmi oleh Sekretaris DPC PDIP Kota Pasuruan Teddy Armanto dikantornya.

    “Pemecatan kedua politisi senior PDIP Kota Pasuruan ini, termaktub pada Surat Keputusan (SK) DPP PDIP bernomor 79/KPTSS/DPP/XII/2020 tertanggal 4 Desember 2020 dan ditandatangani oleh Megawati Soekarno Putri selaku Ketua Umum PDIP,” terang Teddy Armanto.

    Baca juga :  Pastikan Bebas PMK dan LSD, Pj Bupati Pasuruan Andriyanto Pantau Penjualan Hewan Qurban

    Lebih lanjut, keputusan pemecatan keduanya lantaran dinilai mbalelo dan tidak lagi sejalan dengan kebijakan partai dalam menghadapi Pilkada serentak Rabu depan.

    Sebagai kader partai harusnya Pudjo dan Luluk Maulidiyah taat dan patuh pada keputusan partai yakni mendukung paslon Teno-Hasjim atau pasangan nomer urut 2 (Tegas). Akan tetapi Pudjo Basuki dan Luluk Maulidiyah secara terang-terangan mendukung paslon Ipul-Adi nomer urut 1 (Giat).

    Pihak DPC PDIP Kota Pasuruan dan DPD PDIP Jatim telah melakukan konfirmasi dan meminta agar keduanya mengikuti serta melaksanakan kebijakan partai, namun ditolak oleh keduanya.

    Dengan demikian, mulai saat ini Pudjo Basuki dan Luluk Maulidiyah sudah bukan lagi menjadi bagian dari PDIP dan tidak lagi diperkenankan memakai atribut atau mengatasnamakan PDIP “pungkas Sekretaris DPC PDIP Kota Pasuruan memberikan penjelasan pada awak media.

    Baca juga :  Pastikan Bebas PMK dan LSD, Pj Bupati Pasuruan Andriyanto Pantau Penjualan Hewan Qurban

    Sementara itu ditempat terpisah, Pudjo Basuki saat dikonfirmasi perihal pemecatan dirinya, mengatakan,” tidak masalah dan akan diterima dengan lapang dada. Saya pun hingga saat ini belum menerima surat tersebut,”tegasnya.

    Perlu diketahui, bahwa keputusan partai memberikan dukungan atau rekomendasi pada Teno-Hasjim, tidaklah didasari dengan pertimbangan yang matang alias grusa-grusu.

    Seharusnya pihak DPP PDIP melakukan evaluasi dan survey paslon secara tepat sebelum memberikan keputusan, apakah paslon yang akan direkomendasi tersebut layak dan didukung oleh rakyat daerah setempat.

    “Dukungan saya kepada Ipul-Adi didasari hasil survey sebelumnya dan ketetapan nurani sebagai warga Kota Pasuruan yang ingin adanya perubahan,”tandas Pudjo melalui telepon selularnya, Minggu (6/12/2020)

    Baca juga :  Pastikan Bebas PMK dan LSD, Pj Bupati Pasuruan Andriyanto Pantau Penjualan Hewan Qurban

    Pun demikian juga yang disampaikan oleh Luluk Mauludiyah,” tidak ada masalah dipecat, yang terpenting adalah menetapkan pilihan nurani dan dipecat dari partai tidak dalam kapasitas sebagai pelaku korupsi,”ujarnya singkat

    Dari rekam jejak yang berhasil dikumpulkan,kedua politisi PDIP Kota Pasuruan yang dipecat tersebut setidaknya pernah memberi warna kancah perpolitikan Kota Pasuruan dan Jawa Timur.

    Pudjo Basuki pernah menduduki Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan dan Wakil Walikota Pasuruan serta anggota DPRD Prov Jatim. Pun demikian juga Luluk Maulidiyah juga pernah menyandang anggota DPRD Prov Jatim dan merupakan salah satu srikandi yang dimiliki oleh PDIP. (hen)

    Reporter : Henry Sulfianto

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2020 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan