JAKARTA, WartaTransparansi.com – Upaya peningkatan kualitas pelayanan jemaah haji dan umrah asal Maluku Utara menjadi fokus pertemuan antara Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, dengan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, di Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Dalam audiensi tersebut, kedua pihak membahas penguatan koordinasi pusat dan daerah, optimalisasi kuota haji, serta peningkatan akses transportasi dan infrastruktur pendukung bagi jemaah dari wilayah Indonesia Timur.
Menhaj menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperbaiki ekosistem pelayanan haji dan umrah, khususnya bagi jemaah dari daerah kepulauan seperti Maluku Utara, agar memperoleh layanan maksimal selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Selain itu, pembahasan juga mencakup distribusi kuota haji yang adil dan transparan hingga tingkat kabupaten/kota, guna memberikan kepastian bagi jemaah yang masih berada dalam daftar tunggu.
Kedua pihak turut menyoroti pentingnya standardisasi skrining kesehatan sesuai regulasi terbaru Pemerintah Arab Saudi, mengingat tingginya jumlah jemaah lanjut usia dari Maluku Utara.
Untuk mendukung kenyamanan jemaah, Menhaj juga menekankan perlunya peningkatan kapasitas petugas haji, termasuk pemahaman terhadap budaya dan bahasa lokal.
Sementara itu, Gubernur Sherly Tjoanda Laos mengapresiasi respons cepat pemerintah pusat dalam mengakomodasi kebutuhan jemaah dari daerahnya. Ia berharap hasil pertemuan ini dapat segera ditindaklanjuti guna menghadirkan pelayanan haji dan umrah yang lebih inklusif dan berkualitas. (“)





