MAGETAN (WartaTransparansi.com) – Tidak angin dan hujan, Direktur PDAM Lawu Tirta Magetan Wiyono, ST mendadak mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Tehnik PDAM Lawu Tirta.
Surat pengunduran diri juga telah dilayangkan kepada penguasa Magetan yakni Bupati Suprawoto pada Jumat lalu.
Wiyono, ST mengakui telah mengajukan surat pengunduran diri Ke Bupati Magetan dalam jabatannya sebagai Direktur Tehnik PDAM Lawu Tirta Magetan. “Saya sudah ajukan surat ke Bupati dan selanjutnya terserah beliau,” ujarnya ketika ditemui wartatransparansi.com
Surat langsung diajukan ke Bupati Magetan dengan tembusan ke Dirut PDAM dan Dewas (Pengawas) PDAM Lawu Tirta.
Menjawab pertanyaan mdia ini, Wiyono mengaku, setiap ada seleksi Direksi PDAM selalu muncul intrik intrik yang secara tidak langsung merugikan PDAM sendiri. “Kami yang dilapangan sudah bekerja siang malam tapi seakan tidak ada nilainya,”ujar Wiyono.
Pergantian Direksi adalah hal yang biasa. Dan itu sifatnya riinitas. Yang menjadi aneh, kata pria ini, mengapa hafrus harus merugiakan perusahaan.PDAM ini dibangun dengan semangat melayani masyarakat atau pelanggan.
Ia berpesan janganlah perusahaan ini menjadi konsums publik yang negatif demi keuntungan dari pihak lain.
Wiyono , ST menjelaskan setiap ada suksesi kepemimpinan pasti ada penggiringan opini seakan PDAM tidak bekerja, apalagi kami yang ada di bagian teknik PDAM sebenarnya sudah bekerja siang malam memberikan pelayanan terbaik untuk para pelanggan PDAM Lawu Tirta.