MAGETAN (Wartatransparansi.com) – Pengerjaan Proyek revitalisasi Pasar Maospati 1 senilai Rp2,2 M yang di Kerjakan Kontraktor PT Inneco Wirasakti Hutama ,dengan konsultan pengawas C.V Pandega Utama, diduga mengabaikan K3 (Keamanan, Keselamaan Kerja).
Hal tersebut terlihat dari minimnya alat K3 yang dipakai pekerja saat di lapangan. Padahal di depan proyek dengan jelas dipasang banner tentang K3.
Pemakaian rompi,helmet safety,sepatu boot, masker dan alat keamanan diri sangat minim, bahkan tidak dipakai oleh pekerja yang ada. Kokoh Konsultan pengawas dari CV. Padega saat diklarifikasi mengatakan sebetulnya peralatan K3 sudah ada tinggal pakai hanya dari pekerja katanya panas jadi gak dipakai.
” Sudah ada alatnya tetapi pekerja tidak mau memakainya,”ujar Kokoh kepada wartatransparansi.com di lokasi proyek.
Dari pemantauan media ini di lokasi proyek terlihat sebagian besar pekerja tidak memakai pakaian yang menunjang K3 seperti safety helm ,Sepatu boot dan alat safety lainnya. Ketua DPD LIRA Magetan Supriyanto S.Sos ketika dimintai pendapatnya mengatakan kontraktor sengaja mengabaikan . Padahal k3 ini sangat riskan jika terjadi kecelakaan kerja.