MAGETAN (Wartatransparansi.com) – Untuk mencegah dan mengurangi kecelakaan maupun penyakit akibat kerja serta untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, efisien, dan produktif, Dinas  Pekerjaan Umum dan Penatawb Ruang(PUPR) Magetan mengadakan Pelatihan dan Bimbingan Teknis Sistem Manajemen Keselamatan Kerja Konstruksi (SMKK).

Konsultan manajemen kontruksi, konsultan pengawas konstruksi,dan kontraktor harus menerapkan SMKK yang memenuhi standar keamanan, keselamatan, dan berkelanjutan.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Magetan  Rokhmat  Zainuddin,ST,MT. Mengatakan kegiatan bimtek SMKK  bertujuan meningkatkan kapasitas kompetensi SDM di bidang jasa kontruksi.

” Bimtek untuk menghasilkan petugas keselamatan kontruksi kepada para pelaku jasa konstruksi,” ujar Rokhmat.

Hal ini sesuai dengan amanat UU No 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi dan Peraturan Menteri PUPR No 21/PRT/M/2019 tentang pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi.

Lebih lanjut Rokhmat mengatakan saat ini telah dilaksanakan Bimtek SMKK tahap satu selama lima hari dari tanggal 19-23 Oktober 2020 yang diikuti 50 peserta terdiri dari peserta ASN 11 orang dan dari penyedia jasa konstruksi 39 orang.Bimtek SMKK dilaksanakan dengan sistem tanpa tatap muka dari salah satu atau seluruh pihak yang terlibat/secara daring.

Setelah Bimtek gelombang pertama selesai Dians PUPR Bidang Cipta Karya berencana mebggelar Bimtek tahap kedua yang akan diikuti sekitar 100 orang  yang akan dilaksanakan pada 2-6 Nopember 2020 akan dibagi dalam dua kelas dengan sumber dana kegiatan sharing antara balai jasa Konstruksi  wilayah IV Surabaya dan APBD Pemkab Magetan.

Pemateri berasal dari pejabat struktural Kementrian PUPR,tenaga Ahli utama K3 Kontruksi dan BPJS ketenagakerjaan.(rud/sal)