"Saya sempat kesulitan memilih," kata Rucita Permatasari. (foto/transparansi/min)

SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Lomba Fashion New Normal yang di gelar Partai Golkar Jawa Timur sangat membekas dihati Rucita Permatasari.

Betapa tidak, 501 video kiriman yang diterima panitia sempat membuat kesulitan bagi para juri. “Saya benar benar kagum, tidak menduga event ini mendapar respon luar biasa dari kalangan muda,”

Ditemui saat pengumuman Lomba Fashion New Normal yang digelar Golkar Jawa Timur, secara virtual, Rabu (22/7/2020) malam, perempuan berparas ayu ini mengaku, kekagumannya itu lantaran lokasi shootingnya sangat variatif. Terpenting adalah semangat berkreasi dan berinovasi ditengah pandemi Corona. Itu patut diapresiasi.

Rucita, Wakil Bendahara Golkar Jatim merangkap anggota juri itu mengaku, semangat Partai Golkar adalah mensupport masyarakat agar tetap berprilaku disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan saat pandemi seperti sekarang.

Ini upaya menampung kreativitas mereka. Masyarakat harus selalu di himbau, diajak, bahkan diberi contoh yang baik. Itu pesan yang ingin disampaikan dari lomba ini, kata dia.

Generasi millenial butuh wadah untuk menyalurkan kemampuan mereka. Golkar menangkap sinyal itu dengan menggelar lomba fashion new normal. “Saya agak sulit memilih yang terbaik karena semua bagus bagus,”ucap Rucita dengan kalem.

Pihaknya melihat millenial sekarang jauh lebih cepat menangkap secara digital. Dunia sudah semakin terbuka. Jadi mereka sungguh luar biasa.

Ini juga mendorong para disainer untuk menciptakan baju yang dilengkapi dengan APD. Dalam video itu banyak menampilkan baju baju yang dilapisi dengan APD

Bagi peserta lomba ini lebih rumit. Mereka harus memikirkan tidak hanya mendesain APD, mereka juga memikirkan  video dan kontennya. (min)