Sabtu, 13 April 2024
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaSahat  Tua Simanjuntak, SH : Pendidikan Anti Korupsi Harus Dikenalkan Mulai TK.

    Hadiri Peringatan Hari Anti Korupsi di Kantor Gubernur

    Sahat  Tua Simanjuntak, SH : Pendidikan Anti Korupsi Harus Dikenalkan Mulai TK.

    SURABAYA – Wakil ketua DPRD Jatim Sahat Tua P Simanjuntak, SH, menghadiri peringatan hari Anti Korupsi tingkat Jawa Timur yang berlangsung di lantai 8 Kantor Pemprov Jatim Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (12/12/201) sore.

    Hari Anti Korupsi harusnya di lakukan pada Senin (9/12/2019) lalu dengan upacara di halaman Gedung Negara Grahadi. Namun karena berbagai hal baru sore tadi dilaksanakan.

    Peringatan Hari Anti Korupsi tahun 2019 mengambil thema ‘Jawa Timur Berprestasi Tanpa Korupsi’.

    Sahat  Tua Simanjuntak, SH : Pendidikan Anti Korupsi Harus Dikenalkan Mulai TK.
    Peringatan Hari Anti Korupsi di lantai 8 kantor Provinsi Jatim Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (13/12/2019)

    Selain Gubernur, hadir pula Wagub Emil Elestianto Dardak, Kapolda Jatim Irjen Pol Lucky Hermawan, Kajati Jatim Muhammad Dhofir, dan para pejabat tinggi Jatim lainya serta Koordinator Wilayah Vl (Jatim) bidang pencegahan KPK Asep Rahmat Swanda.

    Baca juga :  Meriah, Reuni Akbar dan Halal Bi Halal Keluarga Bani Nyonorejo

    Wakil ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak, usai upacara mengatakan, gerakan Anti Korupsi harus di budayakan disemua sendi kehidupan masyarakat. Mulai Taman kanak kanak sampai mahasiswa. Kelompok masyarakat sampai ke RT/RW.

    Peringatan tadi banyak melibatkan siswa SLTA. Juga murid taman kanak kanak. Itu bagus. Karena pendidikan kejujuran sangat penting. Merekalah yang akan melanjutkan generasi seperti saya ini. ungkap Sahat yang juga ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim.

    Sahat  Tua Simanjuntak, SH : Pendidikan Anti Korupsi Harus Dikenalkan Mulai TK.
    Wakil ketua DPRD Jatim Sahat Tua P Simanjuntak, SH, bersama anak Yatim pada peringatan Hari Anti Korupsi 2019, Jumat (13/12/2019). (foto/transparansi/fed)

    Sayangnya, kata Sahat melanjutkan, pesan moral yang disampaikan tiga murid Tk itu hanya ditujukan pada bapak bapak saja. Sedangkan korupsi tidak mengenal laki atau perempuan. “Ya mungkin salah naskah saja,” jelasnya memahami.

    Baca juga :  Tokoh Lintas Elemen Halal Bi Halal ke Kediaman Ketum PP Muslimat NU Khofifah

    Ada sekitar 800 pelajar SMK/SMA, PTN/PTS, LSM, Kepala OPD dan Masyarakat Madani. Hari Anti Korupsi diperingati sejak Gubernur Setya Purwaka, Imam Utomo, Soekarwo sampai Gubernur Khofifah Indar Parawansa atau sekitar 23 tahun berjalan. (min)

    Reporter : Wartatransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan