Peningkatan peserta ini juga dijadikan momen POSSI Jatum.menepis stigma selam olahraga mahal. “Padahal tidak seperti itu. Selam bisa dilakukan di kolam. Bisa memakai celana pendek. Modal lain punya kemampuan,” paparnya.
Kejurda ini diigelar selama dua hari, 16-17 Maret di Kolam Renang KONI Jatim. Mierza sendiri berharap kejurda jadi ajang pencarian bibit atlet terbaik yang akan mewakili Jatim di even nasional dan internasional.
“Karena itu, atlet puslatda bisa turun bela daerahnya. Sekaligus jadi evaluasi pembibitan dan tolok ukur promdeg bagi atlet puslatda,” tutupnya.
Kejurda yang berlangsung selama dua hari itu, mempertandingkan lima Kelompok Umur (KU), yakni A, B, C, D, E, F dan perebutkan 127 medali emas. (guh)





