Kamis, 18 April 2024
31 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMaduraGEMPAR Anggap Visit Sumenep Omong Kosong

    GEMPAR Anggap Visit Sumenep Omong Kosong

    Sumenep – Gerakan Mahasiswa Ekstra Parlemen (GEMPAR) kembali datangi kantor Pemerintah kabupaten Sumenep bahwa Visit sumenep 2018 dianggap permainan kosong dan bahkan tidak jelas legalitas hukumnya, Rabu, (14/2/2018).

    Mahfud sebagai juru bicara dari aksi mahasiswa GEMPAR berteriak sangat keras didepan polisi yang menjadi keamanan para pendemo, sedangkan mahasiswa tetap kompak menyuarakan aspirasi meski harus melawab terik matahari Pejabat Sumenep enggan untuk menemui pendemo.

    Sejumlah mahasiswa yabg tergabung dalam Gempar melakukan aksi demo menyoal visit Sumenep yang dianggap omong kosong (kt/fid)
    Sejumlah mahasiswa yabg tergabung dalam Gempar melakukan aksi demo menyoal visit Sumenep yang dianggap omong kosong (kt/fid)

    “Kami mahasiswa sangat kecewa pada pihak pemerintah, sebab
    infrastruktur, sarana dan prasarana, transportasi, pusat informasi visit Sumenep ini tidak jelas” teriaknya sambil semua melepas baju masing-masing.

    “Ini menandakan bahwa Bupati sebagai pemangku kebijakan sangat lamban” lanjut Mahfud

    Ramli, setaf ahli pemkab menemui mahasiswa GEMPAR dan memberikan jawaban tuntutan tersebut, “visit Sumenep pastinya untuk masyarakat, dan ini untuk kesejahteraan masyarakat” paparnya kepada aksi demo.

    “Jadi kalau kalian tidak puas pada kesempatan kali ini, ayok kita diskusi kapan saja” ungkap Ramli

    Namun mahasiswa tetap tidak puas karena Ramli yang menemuinya tidak punya hak sama sekali untuk berbicara kepadanya.

    “Kami tidak puas, dan kami akan kembali Minggu depan dengan massa yang lebih banyak” kata juru bicara GEMPAR lalu menutup aksinya.

    Sementara Sofi kepala Dinas pariwisata dan kebudayaan (DISPARBUD) melalui pantauan Korantransparansi.com untuk dikonfirmasi atas tudingan mahasiswa yanh berdemo ternyatatidak ada dikantornya “tidak ada mas, kalau sekretarisnya ada” kata salah satu setaf dikantornya.

    Yayak Nurwahyudi Kepala BABPEDA Sumenep saat hendak  dikonfirmasi korantransparansi.com untuk menanyakan legalitas hukum Visit Sumenep 2018 juga tidak ada dikantornya (fid).

    Editor : Nakula

    Redaktur : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan