Minimalisasi Banjir, Pemkot Tambah Tujuh Bozem

Minimalisasi Banjir, Pemkot Tambah Tujuh Bozem

Surabaya – Pemkot Surabaya terus menghadirkan solusi di setiap sudut permasalahan kota. Salah satunya dengan menambah pembangunan bozem di sejumlah wilayah untuk mengantisipasi banjir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati mengatakan, tahun 2019 ini, pihaknya akan membangun tujuh bozem lagi.

“Tujuh bozem itu sudah ada yang proses dikerjakan dan masih rencana dikerjakan. Yang sudah proses dikerjakan seperti bozem bundaran PTC dan Bandar Rejo Sememi, sedangkan yang lima bozem lainnya akan dikerjakan selanjutnya,” kata Erna, Selasa (2/4/2019).

Menurutnya, dengan penambahan tujuh bozem itu, berarti nantinya Pemkot Surabaya sudah membangun sebanyak 72 bozem dengan total luasan mencapai 147,5 hektar. Ia juga menjelaskan bahwa volume masing-masing bozem itu berbeda-beda, tergantung lahan yang tersedia. “Dari 72 bozem itu, total volume mencapai 6.164.889 meter kubik,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, lokasi-lokasi yang dipilih untuk membangun bozem itu bermacam-macam. Ada lahan yang sudah dibebaskan oleh Pemkot Surabaya, seperti lahan yang ada di bundaran PTC, dan ada pula di fasum perumahan serta aset marinir. “Ada enam lahan yang tercatat aset marinir. Karena sudah diizinkan, meskipun di lahan marinir kita garap untuk bozem,” kata dia

Erna mengaku, saat ini masyarakat sudah semakin sadar akan pentingnya bozem untuk menampung air pada saat hujan deras. Makanya, semakin banyak warga mengusulkan dan meminta supaya daerahnya dibangun bozem. Padahal, dulu banyak warga yang menolak pembangunan bozem itu karena berbagai alasan, termasuk alasan pembebasan tanah.