MOJOKERTO, WartaTransparansi.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) tambahan berkapasitas 100 liter per detik pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mojolagres di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Kamis (26/2).
Dengan tambahan ini, kapasitas produksi meningkat dari 200 liter per detik menjadi 300 liter per detik.
Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas ini merupakan respons atas tingginya kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah layanan SPAM Mojolagres. Saat ini, layanan tersebut menjangkau Kabupaten Mojokerto, Lamongan, dan Gresik dengan cakupan setara sekitar 100 ribu jiwa.
Pembangunan SPAM Regional Mojolagres telah dimulai sejak 2012 melalui kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.
Pada tahap awal, pemerintah pusat membangun intake, IPA 50 liter per detik, serta jaringan transmisi, sementara Pemprov Jatim membangun jaringan distribusi utama. Tahap berikutnya dilakukan pembangunan IPA 150 liter per detik dan pengembangan jaringan distribusi hingga kini mencapai total kapasitas 300 liter per detik.
Menurut Khofifah, ketersediaan air bersih menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Akses air minum aman akan mendukung penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mencegah penyakit, serta meningkatkan produktivitas.
Pengelolaan instalasi dilakukan oleh PT Air Bersih, sedangkan distribusi kepada pelanggan dilaksanakan PDAM Mojokerto, Lamongan, dan Gresik. Gubernur juga mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Khofifah menyerahkan bantuan 400 drum aspal melalui Dinas PU Bina Marga Jatim kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk mendukung pemeliharaan jalan kabupaten. Bantuan material ini diharapkan membantu daerah yang memiliki keterbatasan anggaran perbaikan infrastruktur.
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Jatim. Ia menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan PDAM agar pelayanan air bersih berjalan optimal dan menjangkau masyarakat secara merata. (*)





