Golkar Jatim Perkuat Regenerasi Politik, Ali Mufthi Buka Ruang Dialog Progresif bagi Kaum Muda

Golkar Jatim Perkuat Regenerasi Politik, Ali Mufthi Buka Ruang Dialog Progresif bagi Kaum Muda
Ketua DPD Partai Golkar Jatim Ali Mufhi (tengah) didampingi Sekretaris Blegur Prijanggono dan Bendahara Eko Wahyudi (kiri)

Surabaya, Wartatransparansi.com — Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi menegaskan arah politik partainya yang semakin inklusif dan progresif dengan memberikan ruang seluas-luasnya kepada mahasiswa dan elemen pemuda dalam forum dialog terbuka.

Langkah ini diposisikan sebagai strategi konkret dalam memperkuat kualitas demokrasi sekaligus menyiapkan regenerasi kepemimpinan nasional yang adaptif terhadap tantangan zaman.

Pernyataan tersebut disampaikan Ali Mufthi usai menerima audiensi elemen masyarakat yang tergabung dalam KOPRI (Korp Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri) PKC Jatim dan PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Surabaya di Kantor DPD Golkar Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Sabtu (11/4/2026).

Dalam pandangannya, mahasiswa bukan sekadar kelompok intelektual, melainkan aktor kunci dalam proses artikulasi kepentingan publik yang harus difasilitasi ruang ekspresi politiknya secara terbuka, kritis, dan konstruktif.

“Partai Golkar secara kelembagaan telah menetapkan kebijakan strategis dengan memberikan porsi keterlibatan pemuda hingga 40 persen dalam struktur kepengurusan, dari tingkat pusat hingga daerah. Ini bukan sekadar angka, tetapi wujud nyata komitmen regenerasi politik,” tegasnya.

Ia menambahkan, regenerasi tidak boleh bersifat simbolik, melainkan harus diwujudkan melalui distribusi peran, ruang pengambilan keputusan, serta penguatan kapasitas kepemimpinan generasi muda.

Di tengah meningkatnya skeptisisme anak muda terhadap partai politik, Ali Mufthi melihat forum dialog sebagai instrumen efektif untuk menjembatani jarak antara elite politik dan generasi muda. Ia menilai, dialog bersama KOPRI dan PMII menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menghadirkan perspektif kritis yang substantif.

“Mahasiswa tidak lagi berhenti pada isu normatif. Mereka sudah masuk pada pembahasan dampak kebijakan, seperti program MBG, termasuk aspek lingkungan seperti pengelolaan sampah. Ini menunjukkan kedewasaan berpikir dan pentingnya pelibatan mereka dalam diskursus kebijakan publik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Golkar Jatim berkomitmen menginstitusionalisasikan forum dialog semacam ini agar berlangsung lebih intensif dan terstruktur. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, partai siap membuka ruang diskusi yang mampu menampung ratusan peserta dari berbagai latar belakang.

“Kalau perlu, kita konsolidasikan ratusan mahasiswa dalam satu forum besar. Infrastruktur kita siap. Saya telah meminta bidang kaderisasi untuk merumuskan desain kegiatan yang sistematis, baik internal maupun eksternal. Ini harus menjadi gerakan bersama,” kata Ali Mufthi.

Ia menegaskan, keterlibatan langsung jajaran pimpinan partai dalam forum-forum tersebut merupakan bentuk keseriusan dalam membangun komunikasi politik yang setara dan partisipatif.

“Ini adalah tanggung jawab historis generasi senior untuk menyiapkan generasi penerus yang lebih progresif, kritis, dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat. Regenerasi bukan pilihan, tetapi keniscayaan dalam menjaga keberlanjutan demokrasi,” pungkasnya. (*)

Penulis: Fahrizal ArnasEditor: Amin Istighfarin