Jember, WartaTransparanso.com – Diduga akibat sering dilintasi kendaraan bermuatan berat atau truk over dimension over loading (ODOL), jembatan penghubung antara Kecamatan Balung dan Jenggawah di Desa Glundengan, Kabupaten Jember, dilaporkan jebol.
Berdasarkan informasi dari warga sekitar, jembatan yang berada di wilayah Kecamatan Wuluhan tersebut mengalami kerusakan dengan lubang menganga sekitar 80 sentimeter. Akibatnya, saat ini jembatan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat semua jenis.
“Kendaraan roda empat untuk semua jenis tidak bisa lewat area Curah Kenceng, mas,” terang KR (52), warga setempat.
Warga Desa Glundengan menduga kerusakan jembatan terjadi karena tingginya intensitas kendaraan berat, khususnya truk bermuatan material tambang yang melintas setiap hari.
“Sekitar 4 kilometer dari jembatan ini ada tambang yang sudah beroperasi bertahun-tahun,” ungkapnya.
Untuk menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Jember telah melakukan survei awal di lokasi, Minggu (5/4/2026).
“Nggih mas, sudah disurvei tadi pagi. Besok akan dilakukan survei lanjutan,” jelas Arif, salah satu petugas DPUBMSDA Jember saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp.
Sementara itu, Camat Wuluhan, Hanifah, saat dimintai keterangan terkait kejadian tersebut menyampaikan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan kepala desa setempat.“Sebentar saya tanyakan Pak Kadesnya,” ujarnya singkat.
Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera mengambil langkah cepat dalam penanganan jembatan yang setiap hari dilalui ratusan kendaraan tersebut. Selain itu, penertiban kendaraan tambang dan truk bermuatan berat juga dinilai penting guna mencegah kerusakan infrastruktur serupa di wilayah lain. (*)





