Kediri  

Hadapi Arus Mudik, Daop 7 Madiun Jalankan 62 Perjalanan KA dan Mitigasi Cuaca Ekstrem

Hadapi Arus Mudik, Daop 7 Madiun Jalankan 62 Perjalanan KA dan Mitigasi Cuaca Ekstrem
Manager Humas Daop 7 Madiun Tohari (rompi oranye) memberikan keterangan kepada awak media terkait kesiapan 62 perjalanan kereta api untuk angkutan Lebaran 2026 di Stasiun Kediri, Kamis 12 Februari 2026. (Foto: Moch Abi Madyan).

KEDIRI WartaTransparansi.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyiapkan 62 perjalanan kereta api untuk melayani arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah/2026. Selain menambah perjalanan, KAI juga memperkuat mitigasi di sejumlah titik rawan jalur rel guna mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung 11 Maret hingga 1 April 2026.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama dalam masa angkutan Lebaran yang dijadwalkan berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026 atau H-10 sampai H+10.

“Kami lakukan mitigasi di beberapa daerah yang memerlukan pantauan khusus. Kami juga menyiapkan petugas ekstra, mulai dari Petugas Jaga Lintasan (PJL) hingga petugas pemeriksa jalur, untuk memastikan tidak ada kekosongan pengawasan, terutama saat musim penghujan,” ujar Tohari saat memberikan keterangan di Stasiun Kediri, Kamis 12 Februari 2026.

Ia menjelaskan, Daop 7 telah memetakan sejumlah Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) yang tersebar dari Stasiun Walikukun, Ngawi, hingga Blitar dan Jombang. Titik-titik tersebut menjadi fokus pengawasan karena rawan longsor, genangan air, maupun potensi gangguan di perlintasan sebidang.

Penguatan personel dilakukan dengan menempatkan petugas tambahan di lapangan untuk memastikan jalur tetap aman dilintasi kereta selama periode angkutan Lebaran. Langkah ini disiapkan lebih awal menyusul tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api.

Penulis: Moch Abi Madyan