Pesan senada juga disampaikan oleh Wawali Armuji, ia menekankan bahwa selama ini bersama Wali Kota Eri telah bergerak bersama dalam menjaga kerukunan dan menerapkan kebijakan, serta tidak ingin warga diadu domba oleh pihak manapun.
Karena itu, Armuji menekankan, tidak ingin perbedaan gaya kepemimpinan antara dirinya dengan Wali Kota Eri justru menjadi pemicu adu domba. Bahkan, jangan sampai hal itu menyebabkan perselisihan antar suku dan masyarakat.
“Kami selalu menyampaikan kepada seluruh warga Kota Surabaya khususnya, kita itu sudah berbagi peran, saya orang lapangan dan beliau orang birokrasi, artinya kalau Pak Eri ke kiri, saya ke kanan, ya memang seperti itu,” tukasnya.
Wawali yang akrab disapa Cak Ji itu menambahkan, sebagai pemimpin harus bisa memperbanyak inovasi dan gagasan yang bermanfaat untuk masyarakat.
“Kalau itu kita lakukan, wakil kepala daerah se-Indonesia mau seperti itu (berinovasi dan perbanyak gagasan) ya bisa-bisa saja,” imbuhnya. (*)





