Ia juga menekankan bahwa masa transisi kepemimpinan yang relatif singkat sekitar tiga bulan harus dimanfaatkan secara optimal untuk melakukan konsolidasi, pemetaan arah, dan penguatan organisasi. Menurutnya, kecepatan membaca arah dan ketepatan dalam mengambil keputusan akan menentukan keberhasilan BUMD di tengah tuntutan pelayanan dan kinerja yang semakin tinggi.
Lebih jauh, Pj Sekda memberikan penekanan khusus pada pentingnya memanusiakan manusia dalam pengelolaan perusahaan daerah. Ia menegaskan bahwa secanggih apa pun alat dan fasilitas yang dimiliki, tidak akan berarti tanpa manusia yang menggerakkan.
“Alat itu tidak akan ada artinya kalau tidak ada manusianya. Yang utama adalah manusianya harus dimanusiakan. Itu kunci,” ujarnya.
Ia meminta Plt Direktur Utama yang baru untuk merangkul seluruh karyawan dan karyawati, membangun sinergi antar divisi, serta menempatkan perusahaan sebagai keluarga besar yang bergerak bersama untuk memajukan dan memulihkan kinerja BUMD. Selain peningkatan kompetensi, perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan pegawai juga disebut sebagai bagian dari upaya memanusiakan sumber daya manusia. Komunikasi yang terbuka dan hubungan kerja yang sehat dinilai penting agar seluruh elemen perusahaan dapat berjalan seiring dan saling menguatkan.
Serah terima jabatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan tata kelola BUMD Kabupaten Jember agar semakin profesional, berorientasi pada pelayanan publik, serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah dengan kerja yang terukur, presisi, dan berkelanjutan. (*)





