Ia berharap, dari tasyakuran Harlah NU ke-102 Tahun bisa semakin memperkuat gerakan demi kepentingan bersama.
“Ini menjadi kepentingan bersama bagaimana ke depannya warga Nahdlatul Ulama itu maslahat dan Insya Allah Indonesia, Baldatun thayyibatun warabbun ghafur,” tegasnya.
Apresiasi atas kehadiran Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, yang turut menyempatkan waktunya dalam tasyakuran NU di Kantor PCNU Surabaya, Masduki mengucapkan rasa terima kasih kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang telah menyempatkan waktunya di sela-sela padatnya jadwal sebagai kepala daerah.
“Bisa mementingkan acara di NU ini, menjadi kader berharga buat PCNU Surabaya juga untuk ke depannya bagaimana mitra pemerintah kota dengan NU bisa bersinergi dengan baik, untuk kepentingan umat,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi berharap, bahwa yang usianya menginjak 102 Tahun, NU bisa terus berkontribusi untuk bangsa dan negara, khususnya bagi Kota Surabaya.
“Saya yakin Surabaya ini akan menjadi berkah ketika doanya para kiai, para alim, para ulama, dengan berkegiatan bersama Nahdlatul Ulama,” tutur Eri.
Sebagai rasa syukur NU yang sudah berusia 102 Tahun, maka PCNU Surabaya memberikan santunan kepada anak yatim dan melakukan pemotongan tumpeng. (*)





