Rabu, 24 Juli 2024
29 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanPemprov Jatim dan Denmark Bahas Kerjasama Bidang Perkapalan, Perikanan dan Energi Terbarukan

    Pemprov Jatim dan Denmark Bahas Kerjasama Bidang Perkapalan, Perikanan dan Energi Terbarukan

    SURABAYA (Wartatransparansi.com) – Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Bobby Soemiarsono menerima Duta Besar (Dubes) Denmark untuk Indonesia, Sten Frimodt Nielsen di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (20/6).

    Dalam kesempatan tersebut, Pj. Sekdaprov yang akrab disapa Bobby itu mengatakan bahwa selama ini kerjasama antara Jawa Timur dan Denmark telah berjalan baik. Terutama setelah pembukaan Kantor Konsulat Denmark di Surabaya pada tahun 2021.

    “Tentunya ke depan kami berharap kerjasama antara Jatim dan Denmark di berbagai sektor. Dan potensi kerjasama kita yang cukup besar ada di bidang maritim, terutama untuk industri perkapalan dan perikanan,” kata Pj. Sekdaprov Bobby.

    Sebagai informasi, neraca perdagangan Jawa Timur-Denmark pada 2020-2024 juga tercatat mengalami surplus bagi Jawa Timur sebesar 13,8 juta US Dollar. Di mana nilai ekspor mencapai 18,2 juta US Dollar dan impor seesar 4,3 juta US Dollar. 

    Selain kerjasama di bidang maritim, dalam kesempatan tersebut Pj. Sekdaprov Bobby juga membahas potensi kerjasama untuk energi terbarukan. Sehingga, kedua wilayah dapat mencapai visi SDGs yang sedang dikembangkan di seluruh dunia. 

    “Kami juga membahas terkait energi karena di Denmark sedang giat-giatnya seperti kita untuk go green. Artinya bagaimana semua industri transportasi dan lain sebagainya bisa kita elektrifikasi,” katanya. 

    “Untuk itu, kami berharap rencana ini dapat diwujudkan di masa mendatang. Sehingga benefit yang didapat kedua negara dari kerjasama yang ada bisa meningkat,” imbuhnya.

    Sementara itu, Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Sten Frimodt Nielse mengatakan bahwa kerjasama di bidang maritim memiliki potensi besar karena baik Jawa Timur dan Denmark berada dekat dengan garis pantai. Sedangkan energi listrik merupakan keniscayaan di mana semua negara di dunia harus mengupayakan. 

    “Kita punya potensi yang sama dalam dua bidang ini. Kerjasama ini bisa menambah potensi dan peluang pembangunan dan juga ekonomi di Jawa Timur,” katanya.  (*)

    Reporter : Amin Istighfarin

    Editor : Amin Istighfarin

    COPYRIGHT © 2024 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan