Rabu, 24 Juli 2024
30 C
Surabaya
More
    HukrimPengedar Narkoba Jaringan Pulau Jawa dan Sulawesi Diringkus Polisi

    Pengedar Narkoba Jaringan Pulau Jawa dan Sulawesi Diringkus Polisi

    PEKANBARU (Wartatransparansi.com) – Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru menggagalkan upaya penyelundupan Narkotika jenis sabu-sabu dengan total berat kotor 2 Kg. Polisi mengamankan tiga orang tersangka.

    Dua tersangka inisial E (34) dan RR (41) ditangkap saat mau terbang dari Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Rabu (29/5) lalu.

    “Awalnya 2 orang inisial E dan RR diamankan   di Bandara Pekanbaru saat membawa sabu masing-masing 1 kilogram. Sabu itu mau dibawa ke Makassar atas pesanan seorang narapidana,” ujar Direktur Narkoba Polda Riau Kombes Manang Soebeti, melansir humas.polri.go.id, Selasa (11/5/2024).

    Saat itu, kata nanang, tersangka E dan RR sedang menunggu jadwal terbang pada Rabu (29/5) sekitar pukul 06.30 Wib, di ruangan rekonsiliasi Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Keduanya langsung disergap dan ditangkap tanpa perlawanan.

    Baca juga :  Kejati Jatim Bidik Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek PT INKA

    Saat menjalani pemeriksaan, kedua tersangka mengaku disuruh mengantarkan sabu ke Kota Makassar atas perintah seorang pria inisial AF (42). Atas pengakuan itu, Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru Kompol Manapar Situmeang, memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan AF.

    Personel langsung terbang ke Bandung Jawa Barat tempat AF berdomisili. Dan pada Kamis (30/5) sekitar pukul 13.00 Wib, polisi berhasil mengamankan AF di pinggir Jalan Jatihandap, Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Jawa Barat.

    “Saat diinterogasi petugas, AF mengakui telah menyuruh E dan RR mengantarkan sabu ke Makassar. Tapi AF ini mengaku mendapat orderan sabu itu dari seseorang inisial BA (buronan),” kata Manang.

    Baca juga :  Tindak Kekerasan dan Ancaman, Heru Herlambang Alie Tidak Ditahan

    Usut punya usut, ternyata sabu itu merupakan pesanan dari pembeli sekaligus penerima dari Kota Makassar yang bernama TCS alias Koko Roy yang merupakan narapidana di Lapas Kelas 1 Makassar.

    “Pesanan sabu itu dikendalikan oleh istri dari TCS berinisial ALR (34). Setelah ditelusuri ternyata ALR berada di Makassar,” kata Manang.

    Dari informasi itu, polisi melakukan pengembangan ke rumah tersangka AF di Bandung. Di sana, polisi menemukan beberapa buku tabungan bukti transaksi narkotika jenis sabu.

    Tak menyerah sampai di situ, polisi kembali melakukan pengembangan dan berangkat ke Makassar. Pada Minggu (2/6) personel berhasil menangkap wanita inisial ALR di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

    Baca juga :  Kejati Jatim Bidik Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek PT INKA

    “Kepada petugas, ALR mengakui sebagai penerima sekaligus pengendali terhadap E dan RR dengan barang bukti 2 kilogram sabu yang ditangkap sebelumnya di Bandara Pekanbaru,” ucap Manang.

    Selain itu, ALR juga mengakui diperintahkan oleh suaminya yang bernama TCS. Saat ini polisi masih mencari TCS yang diinformasikan berada di Lapas Makassar.

    Para tersangka beserta barang bukti dibawa ke kantor Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru untuk pengembangan dan proses hukum lebih lanjut. Para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat 2 dan atau Pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 132 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (*)

    Reporter : Wetly

    COPYRIGHT © 2024 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan