Senin, 26 Februari 2024
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurBanyuwangiKrisis Air Bersih Masih Terjadi di Singojuruh Banyuwangi

    Krisis Air Bersih Masih Terjadi di Singojuruh Banyuwangi

    BANYUWANGI (Wartatransparansi.com) – Meski musim hujan sudah tiba bahkan sampai terjadi banjir, namun beda lagi dengan yang terjadi di Dusun Sukarejo, Desa Lemahbang Kulon dan Singojuruh Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi. Warga di desa tersebut hingga saat ini masih mengalami kemarau panjang dan buntutnya terjadi krisis air bersih.

    Untuk memenuhi kebutuhan memasak, mandi dan lainnya, juga untuk peternakan, warga setempat menggantungkan pada droping air bersih dari Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten Banyuwangi, seperti yang terjadi pada Kamis (8/2/2024).

    Ketua PMI Kabupaten Banyuwangi melalui Humas PMI Banyuwangi, Ismy, mengatakan bahwa PMI telah mendistribusikan air bersih sebanyak 6000 liter dengan bantuan 2 petugas, yakni Andri dan Hanan.

    Baca juga :  Bertemu Bupati Ipuk, Dokter Bedah Saraf Universitas Groningen Belanda Sharing Penguatan Bidang Kesehatan

    Masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih berada di Dusun Sukarejo, Desa Lemahbang Kulon, Desa Singojuruh, Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh. Di desa tersebut rata rata berpenduduk sekitar 1000 jiwa. Sementara desa yang paling parah terjadi di desa Sukorejo.

    Ismy menjelaskan, PMI Provinsi Jawa Timur memperbantukan tangki air bersih dengan kapasitas 6000 liter yang dioperasikan sejak Oktobert tahun lalu. Dan sampai sekarang ini masih berjalan. Di tiga desa itu sangat jarang ada hujan sehingga sumber airnya sangat kecil.

    “Air sumur di desa itu sangat kecil dan gak bisa naik meski sudah diupayakan dengan disel. Airnya juga keruh dan berbau,” Ucap Ismy ketika dihubungi, Jumat (9/2/2024)

    Baca juga :  Solusi Terbaik, Smartfren Tawarkan Home Wireless Router

    Untuk mendapatkan air bersih kata Ismy, PMI Banyuwangi mengambil dari tandon Kalipuro dan PDAM Kota yang jaraknya sekitar 10 km.  Droping air bersih dilakukan setiap hari secara bergiliran.

    Kepala dusun setempat juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh PMI yang selalu siap dalam memberikan layanan terbaiknya bagi masyarakat.

    Dalam situasi seperti ini, bantuan dari PMI sangatlah berarti bagi masyarakat yang mengalami kesulitan karena kekurangan air bersih.

    Dengan adanya bantuan ini, diharapkan kebutuhan akan air bersih dapat terpenuhi dan masyarakat tidak perlu lagi khawatir akan kesehatan dan kebersihan mereka.

    Sebagai salah satu organisasi yang fokus pada kegiatan kemanusiaan, PMI selalu berupaya memberikan bantuan dengan cepat dan tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Baca juga :  Digelar Tiga Hari, Festival Pecinan Banyuwangi Angkat Kuliner dan Kesenian Khas Tionghoa

    Di tengah situasi yang sulit dan penuh tantangan seperti saat ini, keberadaan lembaga sosial seperti PMI menjadi sangat penting untuk membantu masyarakat dan membangun rasa saling peduli serta kebersamaan dalam menghadapi permasalahan bersama.

    PMI Banyuwangi berharap bahwa bantuan ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk saling mendukung dan bekerja sama dalam mengatasi berbagai krisis dan bencana yang terjadi di sekitar kita. (*)

    Reporter : Nur Muzayyin

    Editor : Amin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan