Jumat, 24 Mei 2024
29 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanGubernur Resmikan Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial PMKS

    Gubernur Resmikan Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial PMKS

    SURABAYA (Wartatransparansi.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Asrama Penerima Manfaat Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Sidoarjo.

    Peresmian tersebut dilakukan bertepatan dengan Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2023 di GOR Sidoarjo, Kamis (21/12/2023). Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah

    Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa asrama balai pelayanan sosial ini diperuntukkan bagi PMKS di seluruh Jawa Timur. Dimana, PMKS ini merupakan tanggung jawab Bersama baik pemerintah , masyarakat maupun sektor terkait.

    Peresmian asrama ini menjadi upaya kita bersama untuk memastikan no one left behind  atau tidak ada satu pun yang tertinggal dalam layanan sosial. Kita tidak bisa tutup mata dan telinga. Mereka butuh shelter, butuh latihan vokasi, butuh pemberdayaan. Itu yang sesungguhnya harus kita lakukan di semua lini, katanya.

    Baca juga :  Golkar-Gerindra Bertemu, Bahas Koalisi Menangi Pilkada Jatim

    Khofifah mengatakan, para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial ini sangat beragam. Mulai homeless, powerless, lansia terlantar, sampai anak jalanan. Hal ini membuat kapasitas yang dibutuhkan dalam asrama ini meningkat. Untuk itu, berkat intervensi Pemprov Jatim, daya tamping gedung ini meningkat menjadi 400 orang dari semula sebanyak 150 orang.

    Seperti inilah yang kita sebut _No one left behind._ Tidak boleh ada yang tertinggal. Prinsipnya itu. Jadi, tidak ada satu orang pun yang tertinggal dari layanan sosial," terangnya.

    Menurutnya, prinsip _no one left behind_ ini hanya dapat dicapai dengan sinergitas bersama. Sebab, disadarinya Pemprov Jatim masih punya banyak ruang untuk perbaikan.

    Saya berharap bahwa kita saling memberikan solusi atas masalah-masalah penyandang kesejahteraan sosial di masing-masing daerah. Oleh karena itu, kegotongroyongan semua lini dan private sector menjadi penting, katanya.

    Baca juga :  Plh. Gubernur Jatim Bobby Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi 

    Dalam kesempatan yang sama, Khofifah juga menyerahkan piagam penghargaan atas pengabdian dalam memberikan pelayanan kepada pemerlu pelayanan kesejahteraan dan pemenang lomba kategori Pilar – Pilar Sosial Teladan/Berprestasi.

    Ada pula penyerahan penghargaan pemenang lomba kategori Kube Berprestasi dan Pendamping Kube Berprestasi Jawa Timur, Lembaga Kesejahteraan Sosial, Pekerja Sosial Masyarakat, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, serta juara lomba memasak. (min)

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan