Kamis, 22 Februari 2024
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMojokertoWujudkan Layanan Berbasis Digital, Bupati Mojokerto Gelar Bimtek Arsitektur

    Wujudkan Layanan Berbasis Digital, Bupati Mojokerto Gelar Bimtek Arsitektur

    MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) – Pemerintah Kab. Mojokerto menggelar Bimtek (bimbingan teknis) arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2024 -2028 di aula Arayanna hotel & resort, Kecamatan Trawas, Kamis (23/11/2023). Upaya ini guna mewujudkan peningkatan pelayanan masyarakat di Mojokerto yang berbasis digital.

    Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari dan berakhir Jum’at (24/11/2023) besok, selain untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, pada pelaksanaan kegiatan ini juga diharapkan dapat membentuk komitmen kepala OPD dalam pelaksanaan SPBE Kabupaten Mojokerto, membentuk kerangka kerja SPBE Kabupaten Mojokerto, serta menyusun rencana strategis SPBE Kabupaten Mojokerto

    Kepala Diskominfo Kab. Mojokerto, Ardi Sepdianto yang menginisiasi kegiatan ini mengungkapkan, arsitektur SPBE 2024-2028 telah disusun sejak bulan Juli. Penyusunan ini, telah melawati beberapa tahapan mulai dari sosialisasi hingga pengumpulan data.

    Masih kata Ardi, penyusunan arsitektur SPBE 2024-2028 menciptakan sebuah draft dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE berupa buku yang diantaranya, pertama, kondisi eksisting dan analisis GAP SPBE Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Kedua, arsitektur proses bisnis dan SOP SPBE.

    Baca juga :  Pastikan Stok Beras Cukup Hingga Lebaran Idul Fitri 1445, Pj Wali Kota Ali Kuncoro Sidak Gudang Bulog

    Ketiga, arsitektur data dan informasi dan layanan SPBE. Keempat, arsitektur aplikasi SPBE. Kelima, arsitektur infrastruktur SPBE. Keenam, arsitektur keamanan SPBE. Ketujuh, arsitektur tata kelola & manajemen SPBE, serta penyelenggara SPBE. Delapan, peta rencana, dan perkiraan biaya paket kegiatan SPBE. Terakhir, executive summary.

    Dijelaskan Mulai dari sosialisasi, survei dan banyak diskusi dengan banyak pihak. Sedangkan dalam arsitektur SPBE 2024-2028 kedepannya akan menciptakan dua inovasi berbasis digital yakni sebuah inovasi untuk mempermudah administrasi pemerintah dan inovasi untuk pelayanan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari 22-24 November, diikuti oleh seluruh kepala dan sekretaris OPD dan camat se-Kabupaten Mojokerto

    “E-office ini untuk mempermudah administrasi pemerintahan sedangkan SuperApps untuk pelayanan masyarakat umum,” jelas Kadiskominfo Kab. Mojokerto, Ardi Sepdianto, Kamis (23/11/2023).

    Baca juga :  Bupati Ikfina Ajak Pelajar Bijak Pada Dunia Digital

    “Dilaksanakannya kegiatan ini, bertujuan agar nilai indeks SPBE Kabupaten Mojokerto setiap tahun semakin meningkat dan pencapaian nilai indeks SPBE kita saat ini mencapai 2,73. Ditahun 2024 nanti sesuai dengan roadmap target nilai indeks SPBE 3,3,” harap Ardi.

    Sementara itu, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menjelaskan, bahwa kegiatan sosialisasi dan bimtek arsitektur SPBE Kabupaten Mojokerto tahun 2024-2028 memang melibatkan seluruh perangkat daerah. Karena Ia menilai, kegiatan ini bagian dari proses terhadap intern pemerintah maupun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk digital.

    “Arsitektur ini bagian yang sangat penting, sehingga sosialisasi ini adalah supaya semuanya tahu dan paham, bagaimana bentuk arsitektur yang sudah kita susun itu merupakan masukan dari masing-masing perangkat daerah. kemudian dipahami dan berikutnya akan dilanjutkan dengan roadmapnya,”jelas Ikfina, saat meninjau pelaksanaan Bimtek (bimbingan teknis) arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2024 -2028 di aula Arayanna hotel & resort, Trawas Kamis (23/11/2023).

    Baca juga :  Percepat Pencairan Bupati Ikfina Launching Kartu Kredit Daerah

    Bupati juga menegaskan, penyusunan arsitektur SPBE ini berkelanjutan serta juga menyesuaikan dengan kondisi kebutuhan masyarakat dan kesiapan sarana prasarana pemerintah.

    “Jadi nanti 2024 targetnya apa, tahun 2025 targetnya seperti apa, sehingga nanti endingnya tahun 2028 seperti apa. Jadi ini sifatnya berkelanjutan dan berkembang terus, karena pelayanan kita kepada masyarakat juga sesuai dengan kondisi di lapangan dan sesuai juga dengan proses bisnis yang harus kita laksanakan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah tingkat 2 dan pemerintah provinsi dengan pemerintah daerah tingkat 2,”pungkas Bupati Ikfina.

    Pada kesempatan ini, Diskominfo Kabupaten Mojokerto juga memberikan penghargaan terhadap OPD yang telah melaksanakan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Penghargaan itu dibagi kedalam empat kategori, diantaranya pengelolaan perjalanan dinas terbaik, tanda tangan elektronik terbanyak, pelaporan satu data palapa terlengkap dan website teraktif. (*)

    Reporter : Gatot Sugianto

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan