Sabtu, 18 Mei 2024
30 C
Surabaya
More
    HeadlineGubernur Harap Wisudawan UT Jadi Enabler Leader

    Gubernur Harap Wisudawan UT Jadi Enabler Leader

    SURABAYA (Wartatransparansi.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Wisuda Universitas Terbuka Surabaya di Airlangga Convention Center (ACC), Minggu (12/11).

    Sebagai informasi, total ada 1.835 wisudawan/wati yang diwisuda. Dengan rincian sarjana dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 428 orang, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Politik (FHISIP) 177 orang, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) 14 orang, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 1.213 orang. Dan 2 orang lulusan pasca sarjana.

    Gubernur Khofifah berharap para wisudawan/wati tersebut mampu menjadi enabler leader atau pemimpin pemungkin. Ini penting, karena bisa menjadi bekal untuk menghadapi berbagai dinamika global yang mungkin terjadi saat ini.

    Dengan menjadi enable leader, lanjut Khofifah, maka para wisudawan/wati akan mampu menjadi orang yang mau terus melakukan inovasi, kolaborasi, serta mencari terobosan-terobosan, dan punya komitmen untuk hidup produktif.

    Baca juga :  Mantan Komisioner KI Jatim Kumpul, Ini yang Dilakukan

    Para wisudawan/wati sekalian juga kami harap memiliki mental pejuang yang tidak takluk pada ketidakmungkinan. Sehingga mampu menjadi bagian dari solusi bukan menjadi bagian dari persoalan, terangnya.

    Khofifah menambahkan, salah satu strategi yang bisa dilakukan untuk mencapainya adalah dengan SWOT Analysis. Karena hanya orang yang punya kemampuan membaca peta keadaan yang bisa melihat Opportunity di berbagai keadaan.

    Dengan demikian akan melahirkan scholar atau cendikia dari Jawa Timur dengan keilmuan yang cukup untuk berbagai kebutuhan strategis yang dibutuhkan.

    Lebih lanjut dijelaskan Khofifah, hal ini menjadi penting mengingat perkembangan industri manufaktur Jawa Timur cukup signifikan. Pasalnya, Jawa Timur berhasil melampui target Indonesia untuk mencapai industri manufaktur 30 persen pada 2045.

    Baca juga :  Mantan Komisioner KI Jatim Kumpul, Ini yang Dilakukan

    Padahal tahun 2022 kemarin kita sudah mencapai 31,34 persen. Mei 2024 besok insya Allah industry manufaktur kita sudah mencapai 35 persen. Untuk itu, kita butuh sangat banyak pakar yang berseiring dengan perkembangan industri manufaktur di Jawa Timur, katanya.

    Selain itu, sebut Khofifah, hal ini juga sejalan dengan empat pilar pencapaian visi Indonesia Emas. Yaitu Pembangunan Manusia serta Penguasaaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan, Pemerataan Pembangunan, serta Pemantapan Ketahanan Nasional dan Tata Kelola Kepemerintahan.

    Saya berharap bahwa semua para wisudawan bisa bersama-sama bisa memiliki pikiran-pikiran cerdas, gagasan-gagasan, proyek-proyek penelitian yang strategis. Sehingga cita-cita untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 bisa tercapai, pungkasnya.(*)

    Reporter : Hidayati Firli

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan