Minggu, 19 Mei 2024
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruanSoal Gelaran Musik di RSUD Bangil, Ketua PCNU KH. Sobri : RSUD...

    Soal Gelaran Musik di RSUD Bangil, Ketua PCNU KH. Sobri : RSUD Bangil Tak Beretika

    PASURUAN (WartaTransparansi.com) – Setelah menjadi tranding topik di masyarakat Pasuruan, terkait pagelaran band nasional “Kotak” di area RSUD Bangil pada peresmian gedung pelayanan rawat jalan dan logo baru, Rabu malam (2/8/23).

    Sejumlah tokoh masyarakat Pasuruan menyesalkan acara tersebut digelar. Seperti yang di sampaikan oleh Ketua PC NU Bangil KH. Sobri Sutroyono,”sebagai orangtua saya menyesalkan kegiatan tersebut,” tuturnya kepada media ini, Kamis (3/7/2023)

    Gus Sobri sapaan akrabnya melanjutkan, seharus sebelum acara tersebut digelar dilakukan telaah atau evalusi asas manfaatnya. Kejadian ini baru pertama kali terjadi di Indonesia, yang mana rumah sakit yang nota bene sebagai tempat untuk proses pengobatan dan penyembuhan orang sakit, wajib menerapkan ketenangan serta kenyamanan pasiennya.

    Namun ini malah menggelar acara yang mendatangkan band bertaraf nasional yakni Kotak. Secara otomatis kondisinya akan ramai dan suara soundsystemnya menggelegar.

    Baca juga :  Pasca Irsyad Undur Diri, Muncul 4 Nama Kandidat Ketua DPC PKB Kab. Pasuruan

    Soal Gelaran Musik di RSUD Bangil, Ketua PCNU KH. Sobri : RSUD Bangil Tak Beretika
    M. Hayat Humas RSUD Bangil

    Apakah hal ini pantas dan beretika dilakukan oleh orang-orang yang berpendidikan tinggi. Hanya untuk peresmian gedung baru dan launcing logo, bisa dilakukan dengan cara yang lebih elegan dan membawa manfaat bagi masyarakat,”terang Ketua PC NU Bangil.

    Hal senada juga disampaikan oleh HM.Sutrisno tokoh masyarakat pesisir dan petani tambak Jawa Timur,”waduh mas, ndak habis pikir dengan apa yang dilakukan oleh pihak managemen RSUD Bangil,”tegasnya.

    Lebih lanjut, sependapat dengan Gus Sobri Sutroyono Ketua PC NU Bangil. Bahwa tidak sepantasnya kegiatan tersebut dilakukan diarea RSUD Bangil. Banyak tempat yang bisa dijadikan tempat untuk sekedar menggelar hiburan bagi internal RSUD,seperti Gor Raci di komplek perkantoran Pemkab Pasuruan.

    Baca juga :  Koalisi Jurnalis Pasuruan Tolak Revisi UU Penyiaran

    Namun menurut pendapat pribadi, acara hingar bingar dengan biaya yang tidak murah tersebut selayaknya tidak dilakukan. Selayaknya dan lebih elok jika acara peresmian gedung baru dan logo baru, dilalukan dengan santunan anak yatim-piatu atau bakti sosial lainnya.

    Apalagi saat ini masih berada di bulan Muharom atau Suro,sepantasnya menggelar malam santunan 1000 yatim piatu lebih pantas serta membawa asas manfaat. Dimana kita (Managemen RSUD Bangil) meminta doa dari para yatim piatu agar para pasien segera sembuh dan para dokter,perawat juga pegawainya diberi kekuatan serta kesehatan.

    Artinya apa yang dilakukan oleh pihak RSUD Bangil menggelar pentas seni dengan menghadirkan band bertaraf nasional Kotak,adalah tindakan diluar nalar dan tidak etis,”ungkap Abah Sutris asal Kalianyar Bangil.

    Baca juga :  Tak Mampu Naikan Kursi di DPRD, Ketua PKB Kab. Pasuruan Mendadak Mundur

    Wartatransparansi.com sudah beberapa kali menghubungi Humas RSUD Bangil M.Hayat, melalui ponselnya maupun saluran WhastsApp/WA, namun hingga siang ini tidak memberikan jawaban.

    Bahkan Ketika didatangi ke kantornya, RSUD Bangil, Kamis (3/8/23), staf recepsionis mengatakan bahwa pak Hayat tidak ada di tempat sedang tugas diluar.

    Sepertinya ada kesan bahwa pihak managemen RSUD Bangil menghindar untuk bertemu awak jurnalis. (*)

    Reporter : Henry Sulfianto

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan