Sabtu, 22 Juni 2024
27 C
Surabaya
More
    EkbisJatim Penyuplai Komoditas Perdagangan Terbesar di Kaltara

    Jatim Penyuplai Komoditas Perdagangan Terbesar di Kaltara

    TARAKAN, KALTARA (Wartatransparansi.com) – Jawa Timur menjadi penyuplay komoditas terbesar di Kaltara dibanding provinsi lain. Penjualan Jatim ke Kaltara mencapai Rp 206,297 milyar, sebaliknya pembelian Jatim dari Kaltara mencapai Rp 73,034 milyar.

    Ini diungkap Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mewakili Gubernur Jawa Timur saat menggelar Misi Dagang dan Investasi antara Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Kalimantan Utara, di Tarakan Plaz Hotel, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Senin.

    Komoditas dari Jawa Timur ke Kalimantan Utara didominasi oleh Sepeda Motor, Alat Transportasi Umum, Telepon Seluler, Air Minum Dalam Kemasan, Cerutu, Bahan Kimia, Beras, Minuman Kalori, Saus, Bumbu, Tepung, Sabun, dan Parfum.

    Baca juga :  Hari Pangan Sedunia, Keamanan dan Kesehatan Pangan Jadi Prioritas

    Sementara komoditas yang didapatkan oleh Jawa Timur dari Kalimantan Utara meliputi minyak kelapa sawit mentah, udang beku, kayu, dan ikan beku.

    Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) total nilai transaksi yang terjadi antara Jatim dan Kaltara sebelumnya mencapai Rp 1,78 triliun.

    Dari nilai transaksi tersebut, penjualan Jatim ke Kaltara tercatat sebesar Rp 1,68 triliun, sementara penjualan Kaltara ke Jatim sebesar Rp 96,69 milyar. Sehingga Jatim surplus sebesar Rp 1,59 triliun.

    Dari total transaksi perdagangan tersebut, Jatim menyuplai hampir separuh komoditas yang ada di Kaltara. Tepatnya sebesar 48,01% dari total pembelian Kaltara. Kami juga ingin mendorong agar produk-produk dari Kaltara bisa dipasarkan juga di Jatim, ujarnya.

    Baca juga :  Pj. Gubernur Adhy Sambut Antusias Peluncuran Data Regosek Kementerian BPN/Bapenas 

    Wagub Emil menambahkan, pihaknya akan terus intensif mengkolaborasikan pelaku usaha dari kedua provinsi. Salah satu contohnya, pelaku usaha pengolahan rumput laut yang ada di Jatim bisa menyuplai bahan bakunya dari Kaltara.

    Berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim, Iwan, acara misi dagang dan investasi kali ini juga menampilkan total 150 produk unggulan dari kedua provinsi, terdiri dari 50 pelaku usaha dari Jatim dan 100 pelaku usaha dari Kaltara.

    Kemudian hari ini juga akan diselenggarakan penandatanganan MoU antara OPD di Jatim dan Kaltara, Pelaku Usaha, dan asosiasi.

    Misi Dagang dan Investasi ke-3 di tahun 2023 yang digelar Pemprov Jatim ini ditujukan untuk meningkatkan koneksitas antara para pelaku usaha dari Jatim dengan para mitra di Kaltara dalam memperluas potensi produk industri, perdagangan, ekonomi kreatif, agribisnis, dan peluang investasi lainnya secara terintegrasi.

    Baca juga :  Apresiasi untuk Laboratorium Keliling, Cek Berbagai Produk Pangan di Pasar 

    Misi dagang ini kata Emil Dardak, salah satu upaya penguatan jejaring ekonomi domestik ini dilakukan melalui misi dagang dan investasi ini.

    Hasilnya, tercatat mencapai Rp 279,332 milyar komitmen transaksi final telah ditandatangani oleh pelaku usaha antara Jatim dan Kaltara. (guh/min)

    Reporter : Teguh Safrianto

    Sumber : WarrtaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan