Selasa, 18 Juni 2024
29 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruanDilantik H Imam Utomo, Ketua PMI Kab. Pasuruan Segera Bentuk PMI di...

    Dilantik H Imam Utomo, Ketua PMI Kab. Pasuruan Segera Bentuk PMI di 24 Kecamatan

    PASURUAN (Wartatransparansi.com) – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur H. Imam Utomo S melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Pasuruan untuk masa bhakti 2023-2028 di gelar di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti Kabupaten, Rabu (15/3/2023).

    Ketua Dewan Kehormatan dijabat H.A. Mujib Imron, SH, MH (Wakil Bupati) dan Pengurus PMI Ketua dijabat  H. Agus Sutiadji, SH, M.Si, Sekretaris Drs. H. Sumantri,M. Si dan Bendahara Tri Agung Julianto, SE, M.Si. Pengukuhan berdasarkan surat keputusan No : 045/KEP/02.06.00/lll/2023 tanggal 15 Maret yang diteken H. Imam Utomo S.

    “Dalam bekerja Pengurus PMI hendaknya mengacu pada undang undang No. 1/2018. Demikian juga peraturan organisasi yang termaktup dalam AD/ART PMI. PO ini agar dibaca kembali dan diimplementasikan secara baik,” tutur Imam Utomo ketika memberikan sambutan pengarahan.

    PMI Kab. Pasuruan ini sangat baik dalam penanganan bencana maupun penyediaan darah, selalu bersinergi dengan Pemkab. Jadi kalau PMI punya program tahunan sebaiknya diajukan lebih awal ke pemerintah supaya bisa dianggar. Jangan sampai terlambat. Saya memantau bahwa PMI kab Pasuruan cukup harmonis dengan Pemkab. tandas Imam Utomo.

    Dalam soal pelayanan, jelas Imam Utomo, PMI diharapkan menyediakan darah yang aman dan cukup. Juga tidak kalah pentingnya adalah memperhatikan mekanisme produksi, distribusi dan pemusnahan darahnya. Yang terakhir ini belakangan menjadi pembicaraan hangat di masyarakat atas temuan kantong darah di Bangkalan dan penyalahgunaan darah yang ditangani Polres Gresik.

    Baca juga :  Pastikan Bebas PMK dan LSD, Pj Bupati Pasuruan Andriyanto Pantau Penjualan Hewan Qurban

    Imam Utomo Mantan Gubernur Jawa Timur dua periode itu menegaskan, dalam penanganan bencana, PMI untuk selalu berkoordinasi dengan stakeholder yakni dengan Pemerintah atau BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) kabupaten sehingga akan tercipta harmonisasi.

    Menghadapi tahun politik 2024 mendatang, Pak Imam juga wanti wanti agar PMI menjaga netralitas dalam menjalankan tugas kemanusiaan yang berpedoman pada prinsip prinsip dasar internasional gerakan palang merah dan bulan sabit merah.

    Selain itu pengurus PMI terus menerus mengikuti perkembangan atas cuaca ektrem di Jawa Timur. Kesiapsiagaan bencana dengan mengaktifkan Posko dan menyiapkan relawan yang berkopentensi.

    Dalam kesempatan tersebut Imam Utomo tak lupa menyampaikan terimakasih atas didikasi pengurus yang setinggi tingginya atas pengabdiannya di PMI. Sebaliknya kepada pengurus baru selamat menjalankan tugas.

    Dilantik H Imam Utomo, Ketua PMI Kab. Pasuruan Segera Bentuk PMI di 24 Kecamatan

    Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Pasuruan terpilih, Agus Sutiadji menegaskan bahwa tahun ini pihaknya berencana untuk memperbanyak PMI di tingkat kecamatan.

    Baca juga :  Pastikan Bebas PMK dan LSD, Pj Bupati Pasuruan Andriyanto Pantau Penjualan Hewan Qurban

    Diketahui, selama ini layanan PMI Kabupaten Pasuruan hanya berkutat di 10 kecamatan saja, mengingat kejadian bencana di Pasuruan hanya ada di 10 kecamatan. Namun mulai tahun ini akan dibentuk di 24 kecamatan sesuai jumlah kecamaan di kabupaten Pasuruan. Sehingga bisa semakin membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan.

    “Insya Allah kami kembangkan sampai 24 kecamatan yang dilayani. Kita berupaya untuk semakin meningkatkan layanan karena kami memang hadir untuk membantu masyarakat itu sendiri,” tegasnya.

    Dijelaskan Agus, tugas PMI baik tugas pokok maupun tugas tambahan telah diatur dalam Undang-undang No.1/2018. Sedangkan tugas pelayanan darah PMI diharapkan mampu menyediakan darah yang aman dan dalam penyediaan yang cukup.

    “Alhamdulillah, stok darah juga aman. Masyarakat juga sangat membantu PMI. Kami pun terus termotivasi untuk semakin memberikan pelayanan yang optimal,” akunya.

    Di tempat yang sama, Wabup Mujib Imron mengaku sinergitas PMI dengan Pemerintah Daerah tetap terjaga dengan sangat baik. Terutama pada saat terjadinya bencana baik alam maupun non alam seperti Pandemi Covid-19 termasuk vaksinasinya.

    Baca juga :  Pastikan Bebas PMK dan LSD, Pj Bupati Pasuruan Andriyanto Pantau Penjualan Hewan Qurban

    “Jadi kami sangat setuju dengan Ketua PMI Pak Agus kalau akan dikembangkan hingga 24 kecamatan. Tahun ini harus sudah terbentuk,”. kata Gus Mujib.

    “Ketika pandemi dimana banyak orang butuh donor plasma, maka Pemkab Pasuruan membeli mesin donor plasma dan kami tempatkan di PMI. Dampaknya besar sekali karena membantu para warga yang terinfeksi corona,” ungkapnya.

    Ke depan, Gus Mujib berharap PMI tetap solid dan kompak dalam melaksanakan misi kemanusiaan.

    “Intinya adalah misi kemanusiaan. Bekerja secara ikhlas untuk bisa mencari ridho Allah SWT dengan kita membantu warga yang membutuhkan,” tutupnya.

    Berikut susunan dewan kehormatan dan pengurus PMI Kab. Pasuruan

    Pelindung :  Bupati Pasuruan

    Dewan Kehormatan

    Ketua : H.A. Mujib Imron, SH, MH

    Anggota :

    1. Yudha Triwidya Sasongko, S.Sos, M.Si
    2. M. Sudiono Fauzan, S.Ag, MM

    Pengurus

    Ketua :  H. Agus Sutiadji, SH, M.Si

    Wakil Ketua: Ir. Misbah Zunib, M.Si

    Sekretaris : Drs. H.Sumantri,M. Si

    Wakil Sekretaris : Bambang Narjudi

    Bendahara :  Tri Agung Julianto, SE, M.Si

    Ketua Bidang Organisasi  dan   Informasi Komunikasi : Kholidi, S. Ag, M.Pd

    Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Anggota dan Relawan : A. Syauqil Adib, M.PdI

    Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan Sosial Pelayanan Darah/UDD, Kerjasama dan         Kemitraan : drg. Erna Budiastuti, MM

    Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya : Nenny Purwanti, S.Pd. (hen/min)

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan