Selasa, 18 Juni 2024
28 C
Surabaya
More
    Jawa TimurBojonegoroKhofifah: Pendidikan Berkualitas Modal Utama Membangun Peradaban

    Khofifah: Pendidikan Berkualitas Modal Utama Membangun Peradaban

    BOJONEGORO (Wartatransparansi.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Masjid Kanzul Arsy sekaligus menghadiri launching Institut Agama Islam (IAI) Al Fatimah di Pondok Pesantren Al Fatimah Kab. Bojonegoro, Sabtu (21/1) siang.

    Peresmian Masjid Kanzul Arsy oleh Gubernur Jawa Timur ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan untaian pita. Sementara peresmian IAI Al Fatimah dilakukan penandatanganannya oleh Rais Aam Syuriyah PBNU KH. Miftahul Akhyar didampingi Pengasuh Ponpes Al Fatimah KH. Dr. Tamam Syaifuddin.

    Gubernur Khofifah menekankan pentingnya membangun peradaban melalui pendidikan. Karena tantangan ke depan sangat kompleks maka dibutuhkan peran serta banyak pihak termasuk pesantren, untuk bisa mencetak generasi yang berprestasi bisa menjawab tantangan jaman dan berakhlakul karimah.

    Artinya lembaga pendidikan yang mengusung pesantren modern di Bojonegoro ini harus menyiapkan para santri masuk ke perguruan tinggi lebih maksimal lagi. Upaya ini adalah bagian dari penguatan membangun peradaban dunia, kata Gubernur Khofifah dalam sambutannya.

    Karena, kalau kita ingin membangun peradaban dunia maka salah satu pintu masuknya adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan kita, imbuhnya Mantan Menteri Sosial RI ini menyebut bahwa pendidikan yang berkualitas menjadi modal utama dalam mewujudkan peradaban.

    Oleh sebab itu, dengan dilaunchingnya IAI Al Fatimah, lanjutnya, diharapkan menjadi media bagi para santri untuk bersiap menghadapi segala tantangan global dengan berbekal ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama yang kuat

    Insyaallah kedalaman ilmu keagamaannya cukup kuat dan tentu kedalaman ilmu umum juga berseiring dengan kedalaman ilmu agamanya, mudah-mudahan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat bangsa dan negara,sebutnya.

     

    Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada 10 santri berprestasi tingkat SMP dan 10 santri berprestasi tingkat SMA berupa tas dan uang tunai senilai Rp. 500.000 untuk untuk masing-masing siswa tingkat SMP dan Rp. 1.000.000 untuk masing-masing siswa tingkat SMA.

    Sementara itu, Pembangunan Masjid Kanzul Arsy Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro berdiri di atas tanah seluas 2.000 M² dan luas bangunan 1.009 M². Masjid ini dibangun juga sebagai bentuk syukur dari seluruh keluarga besar Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro.

    Selain itu, Masjid Kanzul Arsy didirikan agar mampu menampung kapasitas jamaah yang lebih besar. Baik dari para santri maupun masyarakat sekitar. Harapannya para santri lebih semangat beribadah dan menuntut ilmu.

    Peresmian Masjid Kanzul Arsy dan launching IAI Al Fatimah diawali dengan acara Ngaji Kebangsaan yang menjadi upaya menanamkan nasionalisme agar tidak tergerus radikalisme melalui perpaduan dakwah islam.

    Munculnya berbagai aliran dan paham keagamaan serta sosial politik yang mengusung tentang ideologi baru menjadi alasan dilaksanakannya Ngaji Kebangsaan. Pasalnya ideologi-ideologi yang akhir-akhir ini muncul sering tidak relevan dengan konteks keindonesiaan. (*)

    Reporter : Amin

    Editor : Amin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan