Selasa, 16 April 2024
30 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaRumput Stadion GBT Menjadi Catatan Minor Menpora

    Rumput Stadion GBT Menjadi Catatan Minor Menpora

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menyebutkan, secara keseluruhan kondisi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang akan di gunakan pertandingan piala dunia U-20 tidak ada masalah.

    Meski begitu pihaknya tidak mengelak bahwa ada catatan minor dimana salah satunya adalah rumput lapangan.

    “Saya sudah keliling sebagaimana gambaran dari awal masuk bus, pemain masuk ke kamar ganti, selanjutnya ke beberapa tempat. Memang ada catatan seperti rumput dan berbagai catatan lainnya tetapi itu minor, tidak menjadi catatan major yang membuat kita khawatir,” jelas Zainudin Amali di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (15/10/2022) malam.

    Pada awalnya dipersiapkan untuk tahun 2021 tetapi karena pandemi FIFA mengundur hingga 2023. Ada kebijakan dapat dipakai kegiatan olahraga, namun ketika nanti diadakan perbaikan dan perawatan lagi guna persiapan Piala Dunia U-20 untuk sementara tidak boleh digunakan pihak lain.

    Baca juga :  Tokoh Lintas Elemen Halal Bi Halal ke Kediaman Ketum PP Muslimat NU Khofifah

    “Jadi begini, ini stadion dipersiapkan 2021, tapi FIFA mengundur tahun 2023, makanya ada kebijakan boleh digunakan dan pasti rumput perlu perbaikan dan perawatan kembali, dan saya sebagai penanggung jawab penyelenggaraan sudah berkirim surat kepada FIFA bahwa renovasi akan dimulai insyaallah akhir Oktober ini,” tegasnya.

    “Berarti setelah diadakan renovasi lagi, maka tidak boleh untuk kegiatan lain sampai nanti penyelenggaraan Piala Dunia U-20 berakhir,” tambahnya.

    Bahkan untuk lebih memastikan sterilisasi dari penggunaan stadion dari lain-lain kegiatan, telah disampaikan kepada PSSI agar penyelenggaraan liga tidak menggunakan stadion-stadion yang dipersiapkan untuk gelaran Piala Dunia U-20 tersebut.

    “Saya sudah sampaikan ke PSSI, dan menurut informasi PSSI sudah mengkomunikasikan dengan klub-klub bahwa Liga 1, Liga 2, bahkan jika ada Liga 3 untuk sementara demi kepentingan yang lebih besar tidak menggunakan, dan mereka sudah oke,” tutupnya.(*)

    Reporter : Sumardji

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan