Senin, 23 Januari 2023
29 C
Surabaya
More
    EkbisOwner Bring In Edo Blaviando: Belajar Kerja Mandiri

    Owner Bring In Edo Blaviando: Belajar Kerja Mandiri

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) –  Sebuah coffee & eatery dengan konsep tropical garden yang hadir di  Kota Surabaya menambah satu lagi tempat tongkrongan bagi kalangan muda di Surabaya.

    Tempat yang menjanjikan kenikmatan kuliner dan baru dibuka oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, pada hari Minggu, 8 Oktober 2022 lalu yakni Cafe “Bring In” yang berlokasi Sidosermo Indah Surabaya.

    Owner Coffee Bring In adalah Edo Blaviando. Pria berusia 23 tahun tersebut mengakui tidak spontanitas dirinya membuka coffee tersebut. Butuh waktu cukup lama melakukan survei dan belajar tentang menu yang layak dan cocok di coffee yang bernuansa tropical garden ini.

    “Saya belajar dulu untuk melakukan penyajian termasuk membuka yotube untuk memilih jenis menu baik makanan dan minuman yang cocok bagi pengunjung yang datang ke Coffee Bringin In,” ungkap Edo Blaviando ketika ngobrol santai dengan media ini, Kamis (13/10/2022).

    Baca juga :  Masyarakat Dipersilakan Melapor, Jika Ada Kecurangan Pelaku Usaha Terkait Naiknya Harga Beras

    Owner Bring In Edo Blaviando: Belajar Kerja Mandiri
    Edo

    Putra kedua dari dua bersaudara itu mengaku  memilih menekuni bisnis ini dibandingkan dengan mengikuti jejak ayahnya terjun di dunia berpolitik.

    “Saya sebenarnya juga tidak menolak dunia politik. Namun, yang meneruskan ayah saya ya kakak saya yang kini sudah terjun di dunia politik,” katanya.

    Dirinya justru memilih menekuni bisnis kuliner ini untuk mencari tantangan dengan menciptakan karya sendiri. Ini belajar mandiri, seperti apa yang dilakukan dan dijalani sendiri. “Saya di sini (Coffee Bring In) bukan hanya sekedar owner, tetapi sebagai pelaku yang meracik menu sendiri,” bebernya.

    Diakuinya, selama ini memang di lebih peduli tentang barista. Karena itulah, sebelum membuka Coffee Bring In, dirinya sudah belajar menentukan menu selama tiga bulan. Dalam waktu tiga bulan itu, semuanya dicoba apakah minumannya terlalu manis apa tidak.

    Baca juga :  Ekpor Komoditas Perikanan Jatim Tertinggi Nasional

    “Saya juga sudah melakukan survei dengan menjadi konsumen coffee di beberapa tempat di Surabaya. Jadi nongkrong dan menjajal makanan dan minumannya,” tambahnya.

    Dengan konsep tropical garden di Coffee Bring In, pangsa pasar yang berusaha disasar adalah kalangan anak muda. Namun, juga masih memungkinkan cocok dan nyaman juga bagi orang tua untuk menikmatinya.

    Edo mengatakan untuk mempromosikan coffee miliknya tersebut, dia melakukannya lewat medsos. Dan, ternyata itu cukup membantu. Jam buka Cafe Bring In mulai pukul 10.00 pagi hingga 22.00 malam WIB.

    Edo mengakui jika dekat lokasinya yakni  sepanjang Jalan Sidosermo Indah banyak coffee buka, tetapi dia tidak merasa takut coffeenya bakal tidak laku. Malah sebaliknya dirinya ingin bersaing yang sehat.

    Baca juga :  Pemerintah Akselerasi Penyelesaian 27 Proyek Strategis Nasional di DKI Jakarta

    “Semua teman saya.  Sebelum Bring In dibuka, saya juga sudah bertemu dengan para pemilik coffee di sini. Semuanya welcome.  Ini malah memacu semangat dan menjual konsep yang berbeda. Ini persaingan sehat. Jadi tidak perlu ditakutkan. “Saya ingin menjadi best seller,” ujarnya.

    Media ini termasuk yang beruntung mendapat undangan makan siang di “Bring In’ dan mencicipi menu khas. Awalnya sempat canggung menu apa yang cocok dengan lidah.

    Namun setelah pramusaji menyodorkan menu sambil promosi masakan khasnya akhirnya mencicipi briskets bbq. “Ah ternyata nikmat juga,” kataku. (*)

    Reporter : Amin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan