Jumat, 12 April 2024
27 C
Surabaya
More
    NasionalMabes Polri Copot Kapolres Malang dan 9 Anggota Brimob

    Mabes Polri Copot Kapolres Malang dan 9 Anggota Brimob

    MALANG (WartaTransparansi.com) – Mabes Polri menonaktifkan jabatan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat per Senin (3/10/2022) malam. Pencopotan jabatan Kapolres itu disampaikan langsung Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

    “Dari hasil anev dan evaluasi malam ini, sesuai telegram ST 2098/X/Kep 2022 menontaktifkan sekaligus mengganti Kapolres Malang dan dimutasikan sebagai Pamen SDM Polri,” ungkap Irjen Dedi Prasetyo pada Konfrensi Pers.

    Selanjutnya, jabatan Kapolres Malang digantikan oleh AKBP Putu Kolis Arya yang menjabat Kapolres pelabuhan Tanjung Priok, Polda Metro Jaya. “Kapolda Jatim juga melakukan hal sama, yakni menonaktifkan Danyon, Danki serta Danton Brimob sebanyak 9 orang,” tegas Dedi.

    Dari sembilan anggota Brimob itu yakni Danyon Brimob AKBP Agus SiK. Lalu Danki AKP Has Darman, AKP Nanang, Danton Aiptu Solikin, Danton Aiptu M Samsul, Danton Aiptu Ari Diyanto, Danki AKP untung, Danton AKP Danang, Danton AKP Nanang serta Danton Aiptu Budi.

    Baca juga :  Menpora Dhito, Istri dan Anaknya Hadiri Open House Presiden Jokowi di Istana

    “Semuanya masih diperiksa Tim Mabes Polri hingga malam hari ini. Sesuai perintah Presiden, Kapolri bekerja cepat. Namun unsur ketelitian dan kehati-hatian serta proses Ilmiah dalam bekerja, menjadi standar tim Mabes Polri dalam bekerja,” kata Dedi.

    Total Mabes Polri memeriksa 28 anggota Polri terkait kode etik dalam kasus Tragedi Kanjuruhan Malang. Hingga saat ini pemeriksaan masih dalam proses dan digelar secara maraton. “Dari pemeriksaan Irsus Irwasun Polri dan Biro Paminal update yang perlu saya sampaikan malam ini juga melakukan pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik anggota Polri sebanyak 28 personel Polri. Ini pun masih dalam proses pemeriksaan,” terang Dedi Prasetyo.

    Jumlah 28 orang tersebut termasuk 9 Orang perwira yang sudah dinonaktifkan. Sementara lainnya, bintara dan tamtama masih dalam pemeriksaan. Jumlah tersebut tidak menutup kemungkinan akan bertambah. “Tidak menutup kemungkinan akan bertambah. Akan diselesaikan malam ini, besok diumumkan,” terangnya. (sr/min)

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan