Minggu, 25 September 2022
32 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanSurokim : Politik Gagasan Akan Lebih Laku Ketimbang Politik Identitas

    Surokim : Politik Gagasan Akan Lebih Laku Ketimbang Politik Identitas

    SURABAYA (Wartatransparansi.com) – Launching visi misi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) terdiri Partai Golkar, PAN dan Partai PPP di Shangri-La Surabaya pada Minggu kemarin berjalan cukup menarik.

    Dua pengamat politik yang hadir memberikan tanggapan positif lantaran KIB mampu menawarkan politik yang berbasis ide dan gagasan. Ini sesungguhnya yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat ketika politik identitas dan pencitraan mulai ditinggalkan.

    “Masyarakat pemilih kita kian cerdas dan terliterasi politik. Ditambah lagi dengan pengalaman dari pemilu ke pemilu membuat pemilih kian rasional,” ungkap peneliti senior SSC (Surabaya Survei Centre) menanggapi visi misi KIB, kepada Wartatransparansi.com, di Surabaya, Senin (15/8/2022).

    Surokim : Politik Gagasan Akan Lebih Laku Ketimbang Politik Identitas
    Launching visi misi tiga Ketum Parpol Golkar, PPP dan PAN di Shangri-La Hotel Surabaya, Minggu (14/8/2022)

    Baca juga :  Dari Sarasehan Politik ARCI, M. Sarmuji Ingatkan Khofifah

    Pihaknya menilai politik memang akan kian rumit dan penuh dan kedepannya makin kompleksitas. Menurut saya, sangat relevan KIB mengusung visi politik persatuan dan kebangkitan serta akselerasi ekonomi nasional. Hal ini, sesuai dan kompatible dengan kebutuhan politik kekinian dan masa mendatang.

    Jadi, apa yang diikhtiarkan KIB sungguh  strategis karena sudah memberi akses dan peluang kepada publik untuk terlibat dan berpartisipasi lebih intens, mendiskusikan, dan mengkritisi gagasan gagasan rasional politik kekinian, tandas dosen Unijoyo Madura ini.

    Visi misi KIB yang disampaikan Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Ketum PPP Suharso Monoarfa, satu langkah lebih maju agar daya kritis masyarakat terwadai.

    Baca juga :  DPR Anggap SE Mendagri No.821 Melawan Undang undang

    Dengan demikian masyarakat tidak menjadi objek politik ansich dan dipaksa menerima dan memilih dalam tempo singkat laksana memilih kucing dalam karung tanpa waktu yang cukup untuk bisa memahami, menguji dan mentracking kapasitas, kompetensi dan trackrecord kandidat serta mempelajari gagasaan gagasan besar apa yang mau ditawarkan kepada masyarakat.

    Jika visi dan misi seperti ini bisa menemukan kandidat yg pas saya pikir ini akan menjadi langkah maju untuk pembangunan politik kita ke Depannya.

    Melalui program akselerasi transformasi ekonomi nasional atau PATEN, Surokim Abdussalam melihat bahwa PATEN cukup progresif dan kontekstual.
    Semoga visi misi seperti itu kian bisa ditajamkan dalam chapter chapter berikutnya hingga menemukan kandidat yang pas untuk diusung di 2024 nanti.

    Baca juga :  Pasca Pertemuan Empat Mata, Peluang Gerindra Gabung KIB Makin Lebar

    “Ini akan menjadi salah satu daya saing KIB dalam kontestasi 2024 yang sangat
    Kompatible dengan calon yang di usung. Sebab visi misinya sudah keren,” ujar dia.

    Politik gagasan sekali lagi akan lebih laku di 2024 ketimbang politik identitas. (sr/min)

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan