Sabtu, 20 Agustus 2022
24 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaRentan Terpapar Covid-19, 20 Ribu SDM Kesehatan akan Divaksin Booster ke-2

    Rentan Terpapar Covid-19, 20 Ribu SDM Kesehatan akan Divaksin Booster ke-2

    SURABAYA (WartaTranspransi.com) – Dinilai sebagai kelompok yang memiliki risiko tinggi atau rentan terpapar Covid-19, tak kurang dari 20 ribu Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDM Kesehatan) di Kota Surabaya akan divaksin booster ke-2.

    Kebijakan yang ditempuh Pemkot Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya ini, Surat Edaran (SE) Dirjend Pencegahan dan Pengendalian Penyakit RI Nomor SR.02.06/C/3632/2022. Tentang, Regimen Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan Kedua (Booster Ke-2) Bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDM Kesehatan).

    Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan sambil menunggu vaksin dari pemerintah pusat di Minggu pertama bulan Agustus 2022. Sebab, SDM kesehatan merupakan kelompok yang memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19.

    Baca juga :  Pengurus Dekranasda Kota Surabaya Resmi Dilantik

    Dikatakan, dengan adanya peningkatan jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19, dan mempertimbangkan rekomendasi Komite Ahli Imunisasi Nasional atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), maka diperlukan upaya untuk memberikan vaksinasi Covid-19 dosis booster ke-2 bagi SDM Kesehatan.

    Ia menjelaskan, waktu pelaksanaan vaksinasi booster ke-2 bagi SDM Kesehatan di Kota Surabaya akan dilaksanakan pada Minggu pertama bulan Agustus, segera setelah pemberian vaksin tiba di Kota Surabaya.

    “Dengan perkiraan target SDM Kesehatan untuk vaksinasi booster ke-2 di Kota Surabaya lebih kurang 20 ribu sasaran siap vaksin, dan akan terus diupdate dari data Dashboard KPCPEN,” jelas Nanik, Selasa (2/8/2022).

    Meski demikian, guna mempertimbangkan vaksin yang akan dialokasikan oleh Pusat kepada Kabupaten/Kota dalam waktu terdekat, memiliki masa kadaluarsa sangat pendek, maka Kota Surabaya mengajukan permintaan tahap 1 jumlah 5.000 dosis dan akan mengajukan pengajuan bertahap sesuai dengan laju kebutuhan vaksinasi dan masa ED vaksin yang akan di drop.

    Baca juga :  Gubernur Khofifah: Perlunya NKRI Memiliki Pokok-Pokok Haluan Negara

    “Selain itu, jenis vaksin yang akan digunakan, disesuaikan dengan rekomendasi ITAGI dan SE Dirjen P2P Kementerian Kesehatan. Maka ketentuan rejimen dan dosis vaksin booster ke-2 rutinitas vaksinasi booster ke-1 yang telah didapatkan oleh para peserta, dengan memperhatikan masa interval 6 (enam) bulan sejak vaksin dosis pertama,” terangnya.

    Ke depan, jika vaksin dosis booter ke-2 bagi SDM Kesehatan juga akan diterapkan bagi masyarakat umum, maka Dinkes Kota Surabaya akan mengumumkan kebijakan vaksinasi booster ke-2 bagi masyarakat segera setelah ada Juknis dan ketentuan resmi dari Pemerintah Pusat. “Dalam hal ini SE Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” tukasnya.

    Diketahui, cakupan program vaksinasi Covid-19 Kota Surabaya per tanggal 31 Juli 2022 adalah dosis satu sebanyak 2.946.804 atau 118,39 persen, dosis dua sebanyak 2.581.752 atau 103.72 persen, dan dosis tiga sebanyak 1.102.921 atau 49,72 persen. Hal ini berdasarkan data untuk siap sasaran vaksin dan belum vaksin, dengan cakupan dosis tiga vaksin (>3 bulan) sebanyak 98,10 persen. (*)

    Reporter : wetly

    Penulis :

    Editor :

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan