Jumat, 12 Agustus 2022
29.4 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruanKasatreskrim Segera Panggil Hasbullah Ke Dua Kalinya

    Kasatreskrim Segera Panggil Hasbullah Ke Dua Kalinya

    PASURUAN (WartaTransparansi.com) – Tampaknya pihak penyidik Satreskrim Polres Pasuruan sudah mulai dengan perkara dugaan pelanggaran UU IT yang dilakukan oleh Hasbullah seorang yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kab.Pasuruan.

    Pasal pihak penyidik saat ini telah menyelesaikan permintaan keterangan dari tiga saksi ahli yakni ahli IT, bahasa dan pidana. Dimana sebelumnya pihak penyidik telah melayangkan surat permintaan keterangan dari tiga ahli tersebut, selalu terkendala oleh jadwal dari ketiga. Sehingga pihak penyidik harus rela menunggu jadwal kosong dari ketiga saksi ahli tersebut.

    Seperti yang disampaikan oleh AKP Adhi Putranto Utomo Kasat Reskrim Polres Pasuruan saat ditemui sejumlah awak media pada Rabu siang (27/7/2022),” perkara ini terus kami proses sesuai prosedur, namun lantaran terkendala dengan jadwal para saksi ahli sehingga pemberkasan sedikit terkendala,”tegasnya.

    Lebih lanjut diterangkan oleh perwira pertama Polri dengan tiga balok dipundaknya ini, sejumlah saksi telah kami minta keteranganya diantaranya para kepala sekolah dan pejabat Dispendik yang hadir kala itu.

    Sementara progres penyidikan saat ini telah hampir rampung dan tersisa permintaan keterangan dari pihak terlapor. Pihak terlapor sendiri telah kami lakukan pemanggilan pertama, namun yang bersangkutan tidak hadir.

    Tentunya untuk mempercepat prosesnya, petugas penyidik segera memanggil kembali terlapor untuk yang kedua kalinya. Jika dalam panggilan kedua nantinya, terlapor tidak dapat hadir tanpa keterangan yang dapat dibenarkan secara hukum, maka akan kami lakukan penjemputan secara paksa sesuai perundangan yang berlaku.

    Artinya bahwa perkara ini tetap kami proses dan tidak ada kata jalan ditempat atau seperti isue yang dihembuskan pihak yang tidak bertanggung-jawab. Sekali lagi kami tegaskan, lamanya proses hingga saat ini lantaran penyidik menyesuaikan jadwal dari para saksi ahli. Dimana para saksi ahli yang kami hadirkan berprogesi sebagai tenaga pengajar dari sejumlah universitas di Malang,”pungkas AKP Adhi Putranto mengakhiri keterangannya.

    Seperti diberitakan sebelumnya, pihak AJPB (Aliansi Jurnalis Pasuruan Bersatu) pada medio Januari 2022 lalu,melaporkan Hasbullah selaku Kepala Dinas Pendidikan Kab.

    Pasuruan ke Mapolres Pasuruan lantaran dalam pidatonya dihadapan puluhan kepala sekolah SD & SMP, mengancam akan membunuh wartawan dan pegiat sosial (LSM) yang coba-coba mengganggu kepemimpinannya.(tam)

    Reporter :

    Penulis :

    Editor:

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan