Jumat, 12 Agustus 2022
25.7 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruanPendiri Yayasan Alafkar Amal Lillah Surabaya Menikah

    Pendiri Yayasan Alafkar Amal Lillah Surabaya Menikah

    PASURUAN  (WartaTransparansi.com) – Pendiri Yayasan Alafkar Amal Lillah Surabaya, Aiman Muhammad Bin Smeer menikah dengan wanita pilihannya Mafaza Faisol Hineduan di Gedung Uditorium STIE YADIKA Bangil, Pasuruan, Sabtu (23/7/2022).

    Sebagai saksi Ketua Umum PSSI Asprov Jatim, Ahmad Riyadh UB PhD dengan petugas dari KUA Kecamatan Bangil, Yusuf Widodo.

    Acara sakral pernikahan dilakukan oleh ayah mempelai wanita Faisol Awad Hineduan langsung dengan bahasa Arab berlangsung lancar dan hikmad.

    Ustad Abdul Qodir Bajebber saat menyampaikan Khotbah Nikah menekankan agar mempelai pria dan wanita menata niat dalam menikah untuk ibadah karena Allah SWT.

    “Masalah niat yang baik sangat penting, supaya menjadi rumah tangga yang sakinah mawadah warohmah. Niat juga untuk semua ibadah, untuk bekerja dan apa saja tergantung dari niatnya,” katanya.

    Bahkan, lanjut dia, niat Aiman bin Smeer membangun rumah tangga mawadah warohmah InsyaAllah dikabulkan Allah.

    Ditegaskan bahwa Junjungan Nabi Muhammad SAW, bersabda, kalau engkau pandai menyenangkan hati Isteri dan keluarga, keluarga menjadi senang hati, tenteram, aman, dan nyaman. Maka akan dikabulkan dan dijaga Allah SWT.

    “Dan wanita sebagai Isteri kalau diperintah nurut dan patuh tidak membantah dan tidak menolak, sepanjang sesuai dengan ajaran agama. Itulah tanda-tanda Isteri sholihah,” kata Abdul Qodir.

    Apalagi, lanjutnya, perintahnya kepada Isteri maupun suami, demi untuk menjaga keutuhan rumah tangga dan ketenteraman keluarga.

    Bahkan isteri sholihah, kata Rasulullah, kalau engkau tinggal karena ibadah demi kepentingan keluarga, mampu menjaga dirinya, tidak melakukan maksiat di luar rumah, tidak selingkuh bahkan mampu menjaga kehormatan keluarga.

    “Tanda-tanda wanita sholihah lainnya, yaitu mendirikan sholat fardu 5 waktu, (bukan karena ada udzur syar’i), puasa di bulan Ramadhan, taat dan patuh kepada suaminya.
    Wanita seperti ini dijanjikan masuk surga,” tandasnya.

    Tentu saja, lanjut Abdul Qodir, dalam melaksanakan perintah suami kepada wanita atau isteri, bukan di luar kemampuannya.

    Nasehat kepada mempelai pria, kata Abdul Qodir, bahwa sebaik-baik orang adalah yang terbaik untuk keluarga, senyum dan tertawa untuk keluarga melindungi dan bertanggung jawab.

    “Jangan mengumbar tertawa kepada orang lain, tetapi bersikap kurang simpati apalagi kasar dengan keluarga,” ujarnya mengingatkan.

    Juga dikutibkan Sabda Nabi Muhammad, Dan aku adalah orang yang terbaik untuk keluarga. “Oleh karena itu, suami yang sholeh yang terbaik untuk keluarga ialah yang pasti memuliakan istrinya,” tandasnya.

    Abdul Qodir menegaskan, agar Aiman bin Smeer, memuliakan isterinya dengan akhlaq mulia dengan pendidikan agama, dan selalu membimbing untuk taat kepada Allah dan RasulNya dan Birrul Walidaian (berbakti kepada kedua orang tua).

    Hadir dalam acara sakral ini, perwakilan Kedutaan Yaman, Aiman, tokoh Arab dari Jakarta, Surabaya, Singapura, Nganjuk, Malang, Bangil, Pasuruan, dan daerah Jatim lainnya. (*)

    Reporter : Djoko Tetuko

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan