Selasa, 16 Agustus 2022
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMadiunPemuda Tewas Dalam Bus, Gegerkan Seisi Penumpang

    Pemuda Tewas Dalam Bus, Gegerkan Seisi Penumpang

    MADIUN (WartaTransparansi.com) – Seorang pemuda penumpang bus ditemukan tewas, tergeletak di lantai bus yang tengah transit di Terminal Maospati, Magetan, Jawa Timur, Kamis malam (21/07).

    Peristiwa itu sontak membuat seisi penumpang bus geger dan berhamburan. Para penumpang nampak saling berebut, ingin lebih dulu mencapai pintu keluar.

    Petugas keamanan terminal setempat yang mengetahui keributan, langsung mendekat guna mengetahui sumber keributan. Diketahui, petugas mendapati korban tergeletak diantara deretan bangku penumpang.

    Para petugas keamanan terminal langsung mengevakuasinya, dibawa ke Pos Kesehatan Terminal tersebut untuk dilakukan pengobatan darurat.

    Tim kesehatan terminal, disaksikan petugas dari Polsek Maospati yang dihubungi sebelumnya, menyatakan pemuda tersebut meninggal dunia.

    Dari saku celana korban, pemuda tersebut diketahui bernama Dimas Wahyu Saputro (20 Tahun), warga Desa Kedung Gudel, Kecamatan Widodaren, Ngawi, Jawa Timur.

    “Setelah diperiksa tim medis di Pos Kesehatan Terminal tadi, pemuda itu dinyatakan telah meninggal dunia. Kesimpulan sementara disebabkan karena sakit,” kata petugas.

    Sementara sumber di lokasi kejadian menyebutkan, korban naik Bus Sugeng Rahayu dengan mencegatnya di tepi jalan raya Kecamatan Widodaren Ngawi.

    “Para penumpang melihat korban berdiri dari tempat duduk, tiba-tiba terjatuh tergeletak di lantai kendaraan. Awalnya dikira sakit,” tutur Tris, penumpang bus.

    Menurut Joko, tetangga korban, korban naik bus bermaksud hendak bekerja di Jombang, Jawa Timur. “Korban masih bujang. Pergi ke Jombang itu bermaksud akan bekerja di Indomaret ” kata Joko.

    Lantaran tidak ditemukan adanya tanda-tanda yang mencurigakan, polisi langsung menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarganya di Ngawi.

    Malam itu juga pihak keluarga korban langsung memandikan jasad korban, untuk dimakamkan di pemakaman umum desa setempat. (*)

    Reporter :

    Penulis :

    Editor :

    Redaktur :

    Sumber :

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan